DPR Bakal Panggil Kapolri Ungkap Penyebab Kematian Korban Kerusuhan 22 Mei

Rabu, 12 Juni 2019 – 19:30 WIB

Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Foto: istimewa)

Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Foto: istimewa)

JAKARTA, REQnews - Komisi III DPR berencana memanggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada 19 Juni 2019 mendatang. Pemanggilan itu dilakukan untuk membahas kasus kerusuhan 22 Mei lalu, yang menyebabkan sembilan korban tewas.

Komisi III akan mendalami sebab kematian korban kerusuhan yang diduga terkena senjata tajam. Hasil pertemuan tersebut nantinya akan menjadi masukan apakah DPR mengusulkan pembentukan tim gabungan pencari fakta (TGPF) atau tidak.

"RJadi nanti saya kira itu akan jadi bagian yang akan didalami oleh Komisi III. Tapi kami memang memantau terus situasi ini karena memang ada missing link soal korban. Polisi mengaku tidak pernah menggunakan peluru tajam, tapi faktanya kita mendapatkan berbagai info bahwa yang tewas itu kena peluru tajam," ujar Wakil Ketua Komisi III DPR RI Erma Suryani Ranik di Jakarta, Rabu 12 Juni 2019.

Erma mendorong Polri terbuka dan menjelaskan mengenai penyebab kematian korban kerusuhan 22 Mei. "Menurut saya kurang fair rasanya kalau kita tidak mendengar penjelasan dari Kapolri. Karena ini bagian dari sistem pengamanan Pileg dan Pilpres serentak ya, karena ini heavy bebannya di Polri ini luar biasa," kata Erma.

"Kalau terbukanya di media mungkin ada hal-hal yang mungkin mereka tidak boleh sampaikan, karena mungkin ada informasi sensitif. Tapi di Komisi III kan mitra kerja. Kami akan perbandingkan antara informasi yang kami terima dengan keterangan dari pihak kepolisian," ujarnya lagi. (RYN)