Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

Mulai 17 Juni Hingga Desember Jalan Setiabudi Tengah Ditutup, Ini Pengalihannya

Kamis, 13 Juni 2019 – 14:00 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Jalan Setiabudi Tengah, Jakarta Pusat, mulai Senin 17 Juni 2019 akan ditutup. Penutupan dilakukan karena adanya pembangunan Jalur Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek Cawang–Dukuh Atas.

Plt Kepala Dishub DKI Jakarta Sigit Widjatmoko mengatakan pihaknya akan menutup kawasan itu hingga 30 Desember 2020 setelah pengerjaan LRT di sana sudah selesai.

“Penutupan dan pengalihan lalu lintas di Jalan Setiabudi Tengah atau sisi selatan waduk mulai tanggal 17 Juni 2019 hingga 30 September 2020,” kata Sigit, Kamis (13/6/2019).

Ia menjelaskan, proyek Jalur LRT Jabodebek Cawang–Dukuh Atas tepatnya akan dikerjakan di samping jalan layang HOS Cokroaminoto menuju Landmark Tower.

Karena penutupan ini sudah disiapkan rekayasa lalu lintas bagi pengendara sepeda motor dan mobil yang terbiasa melintasi kawasan tersebut.

Penggunan jalan dari arah Tanah Abang menuju Rasuna Said dapat melewati melewati Jalan Margono Djoyokusumo–Jalan Galunggung–kawasan Landmark–Jalan Sudirman–Jalan Setiabudi Raya–Jalan Setiabudi III (kawasan Setiabudi atau melalui Jalan Galunggung putar balik sebelum TL Halimun–Jalan Gembira–Jalan Rasuna Said dan seterusnya).

Kemudian rekayasa lalu lintas lainnya yaitu dari arah Rasuna Said menuju Tanah Abang/Sudirman dialihkan melalui Jalan Rasuna Said–Jalan HOS Cokroaminoto–Kupingan Jalan Sumenep–Jalan Latuharhari belok kanan ke TL Halimun–Jalan Galunggung–Jalan Margono Djoyokusumo dan seterusnya, atau Jalan Setiabudi Utara–Jalan Taman Setiabudi II–Jalan Setiabudi Raya–Jalan Sudirman dan seterusnya.