Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

Seleksi Capim KPK, Pansel Minta Bantuan BIN

Kamis, 13 Juni 2019 – 17:30 WIB

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Panitia seleksi calon pimpinan (pansel capim) KPK merasa butuh bantuan Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Bantuan yang dimaksud yakni untuk memastikan rekam jejak kandidat capim bebas paparan radikalisme.

"Kami akan ke BIN dan juga ke BNPT. BNTP ini adalah sesuatu yang baru memang, karena eranya seperti ini sehingga kita juga tidak mau kecolongan, jangan sampai ada (capim KPK) terpapar radikalisme. Jadi kita juga akan ke BNPT selain ke BIN, karena ke BIN itu juga selalu kita lakukan tracking untuk itu," ujar Ketua Pansel capim KPK, Yenti Garnasih di Jakarta, Kamis 13 Juni 2019.

Senada, anggota Pansel Capim KPK, Harkristuti Harkrisnowo menambahkan harapannya agar mendapatkan KPK dipimpin orang yang memiliki integritas, kompetensi dan kepemimpinan yang baik dan keberanian.

"Agak tidak sepakat mengatakan kita cari setengah dewa, tapi yang bisa menghadapi Thanos, tadi katanya Pak Hamdi Muluk (anggota pansel capim KPK), punya keberanian," kata Harkristuti.

Sebelumnya, Pansel Capim KPK berkunjung ke Mabes Polri dan bertemu Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan jajarannya. Dalam pertemuan, Pansel KPK menyampaikan pihaknya akan membuka pendaftaran capim KPK mulai 17 Juni hingga 4 Juli 2019 mendatang.

Pansel juga menemui Jaksa Agung M Prasetyo. Pansel ingin meminta rekomendasi agar jaksa mendaftar sebagai capim KPK. "Bagi kejaksaan kan ini kepercayaan. Tentunya karena dipercaya menyodorkan nama, ini bagi kita juga beban. Kita coba untuk mencarikan figur-figur yang terbaik, itu yang kita lakukan nanti," kata M Prasetyo.