Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

Pemimpin Tertinggi Iran ‘Kacangin’ Pesan Khusus dari Donald Trump

Kamis, 13 Juni 2019 – 21:00 WIB

(foto:istimewa)

(foto:istimewa)

JAKARTA, REQnews- Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei enggan membalas pesan dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang disampaikan melalui Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe. Khamenei menegaskan bahwa Iran tidak akan mengulangi 'pengalaman pahit' berunding dengan AS.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Kamis (13/6/2019), dalam kunjungan langka ke Teheran, pekan ini, Abe membawa pesan khusus untuk para pemimpin Iran dari Trump. Abe bertemu Khamenei setelah sebelumnya bertemu dengan Presiden Iran Hassan Rouhani dalam kunjungan dua hari ke Teheran.

Pesan khusus itu tidak diungkap lebih lanjut. Namun media-media Iran melaporkan bahwa Khamenei tak mau membalas pesan dari Trump tersebut.

"Saya tidak menganggap Trump sebagai orang yang layak untuk bertukar pesan. Saya tidak punya pesan balasan apapun untuknya, baik sekarang atau nanti," ucap Khamenei dalam pertemuan dengan Abe seperti dikutip media nasional Iran.

Khamenei juga disebut mengatakan bahwa janji-janji Trump untuk tidak mengupayakan perubahan rezim di Iran sebagai 'sebuah kebohongan'. Dia juga menyatakan tidak mempercayai tawaran AS untuk berunding secara jujur.

Diketahui bahwa ketegangan antara Iran dan AS semakin memuncak setelah Trump menarik AS dari kesepakatan nuklir Iran, tahun lalu. AS juga memberlakukan kembali sanksi-sanksi sepihak terhadap Iran dan mengerahkan armada militer ke kawasan Teluk.

"Republik Islam Iran tidak memiliki kepercayaan pada Amerika dan tidak akan pernah mengulangi pengalaman pahit dari perundingan sebelumnya dengan Amerika dalam kerangka JCPOA," sebut Khamenei, merujuk pada kesepakatan nuklir Iran yang mengatur pembatasan program nuklir dan disetujui tahun 2015 lalu.

"Tidak ada negara yang bijaksana dan penuh kebanggaan yang akan menerima perundingan di bawah tekanan," tegasnya.

Kepada wartawan usai bertemu Khamenei, Abe menyatakan bahwa pemimpin tertinggi Iran itu memastikan negaranya tidak akan membuat senjata nuklir.