Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

Janji Wiranto Tak Ada Pembatasan Medsos saat Sidang Sengketa Pilpres di MK

Kamis, 13 Juni 2019 – 21:30 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Jelang sidang perdana sengketa pemilu atau Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpes 2019 di MK pada Jumat 14 Juni 2019, Menko Polhukam Wiranto berjanji tidak akan ada lagi pembatasan akses medsos selama proses persidangan berlangsung.

Namun, pemerintah bisa saja melakukan pembatasan akses medsos jika kondisinya dinilai tidak aman dan tidak membahayakan dalam lalu lintas di media sosial. Karena pemerintah khawatir derasnya penyebaran konten-konten hoax dan hasutan pecah belah.

"Saya janji kalau aman atau tidak ada kegiatan medsos yang ekstrem, ya tidak diapa-apain," ujar Wiranto di Jakarta, Kamis 13 Juni 2019.

Wiranto berkata, pembatasan medsos yang pernah dilakukan pemerintah pada 22 hingga 24 Mei lalu dilakukan karena situasinya membahayakan keamanan nasional. 

Saat itu, menurut Wiranto, lalu lintas media sosial terlalu ekstrem, sehingga pemerintah melakukan sejumlah pembatasan untuk mencegah hal-hal buruk terjadi, meskipun sebagian masyarakat merasakan dampak yang merugikan, terutama dari sisi ekonomi.

"Kita udah minta maaf ke pengguna medsos yang dirugikan. Keadaannya betul-betul dibutuhkan (pembatasan media sosial)," kata Wiranto.

Eks Panglima TNI itu berharap masyarakat bisa menggunakan internet secara positif dan membantu pencegahan berita bohong beredar luas di media sosial.

"Kita mengharapkan masyarakat berpartisiasi, jangan membiarkan hoaks-hoaksyang negatif, merusak, bohong, mengadudomba, itu dibiarkan berkeliaran di negara Indonesia," ujar Wiranto.