Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

Penjabret Turis Singapura di Bali Diamankan Polisi

Jumat, 14 Juni 2019 – 10:00 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

BALI, REQNews - Polisi meringkus dua penjambret turis Singapura di Bali, keduanya ditangkap Selasa (11/6/2019) di lokasi yang berdekatan.

Penjambret tersebut bernama I Wayan Adiasa alias Dayuh (26) dan Komang Joni alias Mang Ewes (24). Keduanya menjambret ponsel pasangan turis Singapura di Legian.

Dayuh merupakan orang yang pertama kali ditangkap di Jl Mekar, Pemogan, Denpasar Selatan lalu Mang Ewes ditangkap beberapa blok dari rumah Dayuh.

“Saat dilakukan interogasi terhadap pelaku Dayuh benar dan mengakui telah melakukan tindak pidana jambret terhadap korban dengan rekannya bernama Komang Joni alias Mang Ewes,” kata Dirkrimum Polda Bali Kombes Andi Fairan, Kamis (13/6/21019).

Pelaku membuntuti korban Eugene Aathar (25) dan istrinya Dolly (23) yang melintas di Jl Legian sambil melihat google maps. Ketika sampai di depan Masjid Al Rahmat pelaku mengambil paksa ponsel Samsung S10 milik Dolly dan menendang korban hingga terjatuh dari sepeda motor.

Saat diinterogasi Mang Ewes mengakui melakukan jambret dengan saudara Dayuh dan diajak Dayuh. Sepeda motor yang digunakan untuk menjambret merupakan milik Dayuh.

Dari hasil menjambret ponsel pasangan turis Singapura itu masing-masing pelaku mendapatkan Rp 2,2 juta, sedangkan sisanya sebesar Rp 600 ribu diberikan ke Carik yang berperan sebagai penadah ponsel tersebut.

Uang hasil kejahatan itu digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Mang Ewes juga mengaku uangnya digunakan untuk beli susu anak dan baru pertama kali menjambret.

Kini keduanya sudah ditahan di Mapolsek Kuta dan dijerat dengan pasal 365 KUHP. Tak hanya dijambret hingga keduanya luka-luka, mereka juga kehilangan sepeda motor dan tas Dolly yang berisi barang berharga seperti arloji merek Seiko limited edition, arloji merek Solvi Titus, cincin berlian, uang tunai Rp 18 juta sehingga total kerugian senilai Rp 123 juta.

Akibat penjambretan tersebut Dolly mengalami luka di bagian wajah, dan tangannya, lalu patah tulang di bagian bahu kanan sementara Eugene luka lecet di bagian tubuh. Saat kedua korban ke rumah sakit Siloam sepeda motor dan barang berharga di dalam jok yang ditinggalkan di TKP raib. Berita penjambretan kedua turis ini sempat ramai disorot media Singapura.