Kasus Prostitusi Online, Polisi Tangkap Sejumlah Gadis di Apartemen Kalibata City

Jumat, 14 Juni 2019 – 08:30 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Petugas dari Polsek Metro Pancoran Polres Metro Jakarta Selatan mengamankan sejumlah gadis pelaku prostitusi online yang kerap beroperasi di Apartemen Kalibata City.

Pengungkapan ini bermula saat polisi hendak menangkap seorang broker lantaran diduga tak menyetorkan uang sewa ke pemilik unit apartemen. Saat disergap di salah satu kamar di Tower Gaharu, broker bernama Ardi (22 tahun) sedang berkumpul bersama delapan gadis seksi serta lima remaja pria. Sebagian gadis itu masih di bawah umur.

"Korban merasa dirugikan oleh broker senilai total Rp 6 juta karena broker itu tidak menyetor uang sewa bulanan apartemen. Lalu kami tangkap berada di tower Gaharu bersama sejumlah perempuan lalu kami amankan semuanya," kata Iptu Wahidin, Kamis (13/6/2019).

Polisi pun mengintrograsi remaja pria dan gadis yang rata-rata usianya 16 tahun sedang berkumpul. Dan dugaan polisi benar, para gadis itu adalah penyewa unit apartemen dan menjalankan praktik prostitusi online melalui aplikasi pencarian pertemanan. Mereka berasal dari Bogor, Jawa Barat dan Pamulang, Tangerang Selatan.

Ardi dan 13 orang lainnya kemudian digiring ke Mapolsek Metro Pancoran. Ardi dikenakan Pasal 378 dan 372 KUHP. Sedangkan para pelaku prostitusi online, dilakukan pendataan.

Iptu Wahidin menerangkan, dari hasil pemeriksaan sementara, delapan perempuan ini PSK dengan modus aplikasi Wechat. "Mereka hanya menyalurkan pribadi tanpa ada maminya atau mucikari," tutur Iptu Wahidin.