Soal Rektor UI Boleh Jadi Komisaris BUMN, Netizen: Jokowi Takut Sama Rektor UI

Rabu, 21 Juli 2021 – 13:32 WIB

Rektor UI Ari Kuncoro (Foto:Istimewa)

Rektor UI Ari Kuncoro (Foto:Istimewa)

 

JAKARTA, REQNews – Dari kemarin hingga hari ini media sosial masih ramai menyoroti revisi Statuta Universitas Indonesia (UI), dimana rektor UI kini bisa rangkap jabatan menjadi komisaris yang sebelumnya dilarang.

Akibatnya Rektor UI dan Presiden Jokowi trending topik dan menjadi bulan-bulanan di Twitter.

Netizen menyoroti hal itu karena menilainya tidak pantas. Mereka juga mengkritik Presiden Jokowi yang mengizinkan hal tersebut melalui revisi Statuta UI yang baru.

Seorang netizen memberikan sindiran yang menggelitik soal keputusan tersebut. “Mahasiswa takut sama dosen. Dosen takut sama rektor. Rektor takut sama menteri. Menteri takut sama presiden. Presiden takut sama Rektor UI?” posting Netizen.

Seperti diketahui, di Statuta UI versi lama, ada larangan rektor UI merangkap jabatan komisaris didasarkan pada Pasal 35 huruf C. Seorang rektor dilarang menjabat di BUMN/BUMD/ataupun swasta. Jadi rektor UI dilarang jadi komisaris.

Namun pada Statuta UI versi baru, rektor UI hanya dilarang merangkap jabatan sebagai direksi BUMN/BUMD/swasta. Berati diperbolehkan untuk menjadi komisaris.