KPK Duga Ada Pembahasan Memuluskan Proses Pengadaan Lahan di Munjul

Rabu, 21 Juli 2021 – 21:32 WIB

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri (foto:istimewa)

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri (foto:istimewa)

JAKARTA, REQNews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami menduga adanya pembahasan untuk memperlancar proses pengadaan tanah di Munjul, DKI Jakarta.

Dugaan itu didalami tim penyidik KPK saat memeriksa Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtunewe dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Rangon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur Tahun 2019.

Anja yang berstatus tersangka dalam kasus ini diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan (YRC).

"Tersangka AR diperiksa sebagai saksi untuk tersangka YRC," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu 21 juli 2021.

Ali mengatakan im penyidik mendalami melalui keterangan saksi tersebut antara lain mengenai dugaan adanya pembahasan dan komunikasi saksi dengan tersangka TA (Tommy Ardian) untuk memperlancar penawaran tanah yang berlokasi di Munjul.

Dalam kasus ini KPK menjerat mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan (YRC), Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtunewe, Direktur PT Adonara Propertindo (AP) Tommy Adrian (TA) dan juga menetapkan PT Adonara Propertindo sebagai tersangka korporasi.

KPK menduga perbuatan yang dilakukan para tersanga disinyalir merugikan keuangan negara sebesar Rp 152 miliar.