Utang Pemerintah Rp196 M pada Hotel untuk Isoman Masih Belum Lunas

Kamis, 22 Juli 2021 – 02:02 WIB

gambar ilustrasi

gambar ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Ketua Umum Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani mengatakan, utang pemerintah sebesar Rp196 miliar belum dibayarkan sesuai janjinya terhadap 21 hotel yang berada di daerah DKI Jakarta.

Utang pemerintah terhadap sejumlah hotel tersebut adalah yang melayani isolasi mandiri (Isoman) Pasien Covid-19. "Ada sekitar Rp196 miliar untuk isoman yang sedang berproses, untuk 21 hotel di Jakarta," kata dia saat konferensi pers virtual, Rabu, 21 Juli 2021.

Dijelaskannya, proses pembayaran utang tersebut hingga saat ini masih dalam tahap menunggu persetujuan pencairan dari Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan. "Ini proses pembayaran ini menunggu approval Dirjen Anggaran di Kementerian Keuangan," kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) ini.

Persetujuan tersebut, dikatakannya supaya anggaran di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menjadi pihak pemesan hotel untuk isoman bisa segera cair. "Harusnya masuknya dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana karena awalnya order dari sana, permintaannya dari BNPB lalu sampaikan ke daerah," tuturnya.

Meski demikian, dengan masih besarnya tunggakan pemerintah itu Hariyadi mengaku tetap siap membantu pemerintah menyediakan tempat Isoman bagi para pasien Covid-19.

Akan tetapi, dia meminta supaya proses pembayaran layanan Isoman tersebut lebih baik seperti pembayaran yang dilakukan beberapa pemerintah daerah, yang tepat waktu.

Hariyadi mencontohkan, pemerintahan provinsi di Jawa Barat, khususnya Bandung sudah baik melakukan pembayaran. Mereka membayar 50 persen di muka.