TNI dan Polri Diminta Ulama Menyisir Warga Kelaparan Akibat PPKM Darurat

Kamis, 22 Juli 2021 – 04:04 WIB

gambar ilustrasi

gambar ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Untuk menekan penyebaran dan penularan Covid-19, pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyrakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, yang baru saja berakhir pada 20 Juli 2021.

Dampaknya, banyak pekerja yang akhirnya dirumahkan. Bahkan tak sedikit pula yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Kondisi ini membuat mereka yang tak siap, terpaksa mengalami resiko kelaparan karena tak memiliki cadangan uang atau makanan.

Terkait hal itu, pengasuh Pondok Pesantren API Syubbanul Wathon, Kecamatan Tegalrejo, Magelang, KH M. Yusuf Chudlori meminta TNI/Polri membentuk tim patroli yang bergerak ke kampung-kampung untuk mencari warga yang kelaparan akibat PPKM Darurat.

"Tim ini berpatroli ke kampung-kampung mengecek warga yang lapar dan telantar atau tidak. Pasti ada juga warga yang tidak berani melapor atau tidak punya akses ke siapa pun, inilah yang harus dicari," kata Gus Yusuf, sapaan akrab Yusuf Chudlori di Magelang, Rabu, 21 Juni 2021.

Ia mengungkapkan fenomena sosial itu dapat dijumpai terutama terjadi di kota-kota, khususnya yang menimpa warga perantauan. Karena tidak terdaftar di RT tempat tinggalnya, dan juga mungkin tidak punya saudara dan tetangga, kata Gus Yusuf, mereka akhirnya telantar.

"Ada yang sempat minta ke saya, dia tidak punya beras sama sekali. Bayangkan bagaimana kalau warga yang tidak berani meminta atau menginformasikan kondisinya," ujarnya.

Menurut Gus Yusuf, TNI /Polri merupakan perangkat negara yang paling lengkap sampai ke tingkat bawah dan tingkat disiplinnya tinggi.

Harapannya, setiap anggota TNI/Polri dalam menjaga kamtibmas sekaligus berpatroli mencari warga yang kelaparan karena hal ini juga sejalan dengan anjuran Presiden Joko Widodo bahwa harus ada percepatan pemberian bantuan sosial ke masyarakat.

"Berkaca pada riwayat Sayyidina Umar, bahwa pemimpin itu jangan tidur dulu sebelum rakyatnya tidur. Sayyidina Umar dulu selalu keliling tiap malam, memastikan umatnya yang belum makan. Insya Allah kalau ini dilakukan berkah, manfaat dan kita semua selamat," katanya mengenai imbas PPKM Darurat.