Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

Dea, Gadis Gangster Paling Dicari Polisi di Tangerang

Jumat, 14 Juni 2019 – 20:30 WIB

Gengster (Foto: istimewa)

Gengster (Foto: istimewa)

JAKARTA, REQnews- Gadis berusia 16 tahun ini viral karena aksinya menjadi ketua geng brutal yang paling dicari polisi di Tanggerang. Namanya Dea Imut, gadis ini juga mengorganisir tawuran yang makan korban jiwa. Dea sudah seperti perempuan yang menarik perhatian di lantai dansa seperti lagu klasik The Upstairs.

Beberapa waktu geng yang dipimpinan Dea, bentrok melawan geng Tangerang lainnya bernama Cadas. Tawuran ini membuat seorang anak laki-laki berusia 16 tahun anggota Geng Cadas tewas.

Polisi sudah menangkap 15 pemuda dari kedua geng namun Dea dan lima orang pegikutnya masih berada dalam pelarian. Dea tidak ikut hadir di lapangan untuk bertawur karena sebagai ketua geng, perannya ada di balik layar.

Tugas Dea sebagai pemimpin ialah mencari lawan, mengumpulkan teman, dan menentukan tempat tawuran. Semua dilakukan lewat Instagram.

"Dea yang mengendalikan sosmednya [Syaraf 34]. Dia yang mengatur dan membuat janji tarung," Kata Kabid Humas Polda Metro JayaKombe Pol Argo Yuwono, seperti kutiapan Sindonews 14 Juni 2019.

Setelah mencari lawan, Dea kemudian berdiskusi dengan lawan soal tempat tawuran. Argo juga membacakan percakapan antar Dea dan R, pemimpin geng Cadas, terkait perencanaan tawuran. Di percakapan tersebut, terjadi diskusi antar keduanya mengenai lokasi mana yang dianggap netral. Akhirnya, dua pemimpin geng ini sepakat agar tawuran dilakukan di depan sebuah sekolah dasar di Kampung Teriti, Kecamatan Sepatan, Tangerang.

Argo Yuwono menambahkan “Dea menentukan calon lawan gengnya secara acak. Syaratnya hanya satu, geng yang disasar berdomisili di Tangerang. Dea sudah lama menjadi buronan polisi karena gengnya sudah berkali-kali berusuh. Kalau korban yang meninggal ini cabutan," kata Kapolsek Sepatan AKP I Gusti M.S, dikutip dari Sindonews.

Pada aksi tawuran terakhir sebelum kabur, Dea berhasil memobilisasi 20 pemuda terlibat tawuran. Sepak terjang remaja perempuan berusia 16 tahun itu cukup mumpuni. Dea didaulat menjadi pemimpin geng yang diisi para lelaki. (RAN)