Pasukan TNI Angkatan Laut Tembaki Kapal Cepat Malaysia

Kamis, 22 Juli 2021 – 18:31 WIB

Ilustrasi Angkatan Laut (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Angkatan Laut (Foto:Istimewa)

KALIMANTAN UTARA, REQNews – Sebuah kapal cepat Malaysia menjadi sasaran tembakan TNI Angkatan Laut. Peristiwa menegangkan terjadi di wilayah Sei Pancang, Kalimantan Utara.

Kapal Cepat tersebut dikepung pasukan gabungan Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Sei Pancang dan Tim SFQR (Second Fleet Quick Respons) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Nunukan.

Menurut laporan yang dikutip situs resmi TNI Angkatan Laut, pasukan gabungan Posal Sei Pancang dan Tim SFQR Lanal Nunukan, berhadapan dengan bandar narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) asal Malaysia, Minggu 18 Juli 2021 lalu.

Menurut keterangan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Nunukan, Letkol Laut (P) Nonot Eko Febrianto, pihaknya menerima informasi bahwa akan ada penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu.

Mendengar kabar tersebut, Danlanal Nunukan langsung mengerahkan Tim SFQR untuk bergerak. Tim dibagi menjadi dua, untuk memantau wilayah laut dan darat. Tim darat langsung menyisir pesisir wilayah Nunukan, sementara tim laut melakukan patroli di perairan Nunukan dan Sebatik.

Benar saja, sekitar pukul 03.15 Waktu Indonesia Tengah (WITA), terdengar suara sebuah kapal cepat (speedboat) melaju kencang menuju sebuah kios minyak di wilayah Sei Bolong.

Tim darat yang melakukan pengintaian, berhasil mengendap dan mendapati seorang yang berada di kapal cepat membuang sesuatu ke atas kios.

Namun kapal cepat itu langsung kabur. Meskipun coba dihentikan dengan tembakan peringatan, kapal cepat tersebut tetap maju dengan kecepatan tinggi.

Ternyata, saat Tim SFQR Lanal Nunukan memeriksa barang yang dibuang penumpang kapal cepat, ditemukan plastik hitam. Di dalamnya terdapat enam bungkus sabu-sabu, yang langsung diamankan ke Markas Komando (Mako) Lanal Nunukan.

Sementara kapal cepat dan pelaku ditangkap di Dermaga Sei Nyamuk. Dari hasil penangkapan di dua tempat berbeda, total diamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 300,40 gram dan 125,56 gram.

"Untuk penahanan belum dilakukan," katanya.