Cina Bangun 347 Kompleks Tahanan untuk Memenjarakan Lebih Satu Juta Muslim Uighur

Kamis, 22 Juli 2021 – 17:36 WIB

Foto: Daily Mail

Foto: Daily Mail

Urumqi, REQNews.com -- Cina dikabarkan membangun 347 kompleks kamp penahanan di Xinjiang, dengan ruang yang cukup untuk menampung 1.014.883 tahanan minoritas Muslim Uighur.

Pengungkapan ini terjadi sehari setelah Dominic Raab, anggota parlemen Inggris dari Partai Koservatif Britania Raya, menyarankan negara-negara mayoritas Muslim menunjukan perhatian lebih besar atas pelanggara hak asasi manusia yang dihadapi Musli Uighur di Cina.

Beijing menolak laporan ini, dengan mengatakan kamp-kamp itu adalah pusat pelatihan kejuruan dan sekarang telah ditutup.

Bukti terbaru yang dikumpulkan BuzzFeed menyebutkan skala program penahanan massal Muslim Uighur berlangsung sejak 2016. Kompleks penahanan terserak di seluruh Xinjaing di seluruh distrik dan prefektur yang lebih besar.

Selama pembangunan kamp tahanan, Cina mengambil alih sekolah, rumah sakit, dan bangunan tempat tinggal sebagai kamp sementara.

Dengan cara itu pihak berwenang Cina mengumpulkan ratusan ribu Muslim sebelaum penjara baru dibangun. Citra satelit dari akun tangan pertama memperlihatkan 258 kompleks kamp tananan pada Agustus tahun lalu.

Sebanyak 79 lokasi dipetakan di seluruh area, setelah penyelidikan lanjutan. Secara keseluruhan kamp itu mencakup area seluas 206 juta kaki persegi. Jika laporan ini benar, kamp tahanan Muslim Uighur mungkin yang terbesar di dunia.

Daily Mail menulis tahun 2010 muncul dokumen memuakan dari Kementerian Kehakinan Cina, yang mengurai perencanaan kejam untuk merancang kompleks itu.

Mereka menunjukan bagaimana pihak berwenang melihat ukuran jeruji jendela, dan ketinggian setiap menara pengawas.

Antara delapan sampai 16 tahanan berdesakan di dalam sel, dengan hanya sedikit ruang peribadi.

Pekerjaan pembangunan untuk satu kamp setidaknya memakan waktu empat bulan, dan gambar di situs web memperlihatkan kawat berduri, kursi interogasi, dan pagar antipendakian.

Kapasita seluruh kamp saat ini diperkirakan 1,1 juta orang, dengan kemungkinan akan lebih banyak yang dijebloskan ke dalam penjara sejak 2016.

Sebagian besar Muslim Uighur bermukim di selatan Xinjiang, meliputi Kashgar, Hotan, dan Kizilsu. Kota-kota ini punya banyak kamp tahanan.

Tidak jelas berapa banyak yang dikurung di tempat itu dalam tiga tahun terakhir. Laporan lain mengatakan satu kamp lagi sedang dibangun, dan empat lainnya diperluas untuk menampung lebih banyak tahanan.

Penghuni kamp kebanyakan berasal dari Kashgar, Hotan, dan Aksu. Di tiga kota ini Muslim Uighur masih menjadi mayoritas.

Belakangan, Cina bergerak cepat dan membangun kamp-kamp di seluruh wilayah Xinjiang, terutama di wilayah yang sebagian besar penduduknya Tionghoa Han.

Penduduk di propinsi-propinsi itu terkejut dengan kecepatan dan skala pembangunan penjara.

Eysa Imin, pengusaha yang dibesarkan di desa kecil di luar Korla kuno dan ditahan polisi di salah satu kamp pada tahun 2015, mengatakan para tahanan dipaksa menyanyikan lagu-lagu patriotik, salah satunya lagu Tanpa Partai Komunis, Tidak Ada Cina Baru.

Sel penuh sesak, dengan laki-laki hampir tidak diijinkan mandi. "Saya tidak melihat matahari," kenang Imin. "Tapi saya merasakannya di wajah saya. Hanya sepotong matahari."

Imin dibebaskan setelah satu bulan menghuni kamp setelah setuju menjadi mata-mata bagi penduduk Uighur di Turki -- tempat dia bertugas. Imin mengaku tidak pernah menjalankan tugas itu.

Gambar satelit menunjukan pusat penahanan kecil tempat dia ditahan. Tempat itu dihancurkan pada tahun berikutnya.

Namun, pemerintah Cina terus membangun fasilitas baru dengan cepat. Salah satunya di Korla.

Dominic Raab mengatakan pemerintah Inggris terus mempertimbangkan tingkat reprsentasi apa yang akan dikirim Inggris ke Olimpiade Musim Dingin Beijing tahun depan.

Seruan bokot diplomatik Inggris terhadap Olimpiade Musim Dingin Beijing pekan lalu disahkan lewat pemungutan suara yang tidak mengikat.