Parah Nih! Terganggu dengan Suara Ngaji, Anggota DPRD Menembok Rumah Penghafal Alquran

Sabtu, 24 Juli 2021 – 10:01 WIB

Oknum anggota DPRD menembok rumah tahfiz. (Foto: Istimewa)

Oknum anggota DPRD menembok rumah tahfiz. (Foto: Istimewa)

MAKASSAR, REQnews - Publik digemparkan dengan aksi seorang pria bernama Amiruddin yang menembok pintu belakang rumah penghafal Alquran (Tahfiz) Nurul Jihad di Jalan Ance Deng, Kota Makassar.

Belakangan diketahui, jika Amiruddin ternyata merupakan anggota DPRD Pangkep, Sulawesi Selatan.

"Pak Amiruddin, anggota DPRD Pangkep. Dia tiap hari Sabtu-Minggu datang (ke rumahnya)," kata Ketua RW 5 Kelurahan Masale, Makassar, Abdul Aziz, dikutip Sabtu, 24 Juli 2021.

Pintu belakang rumah tahfiz Nurul Jihad ditembok pada Kamis, 22 Juli 2021. Amiruddin yang tinggal bertetangga dengan rumah tahfiz itu diduga kesal mendengar anak-anak mengaji yang dinilainya membuat ribut.

Padahal agama Amiruddin ini Islam juga, bukan agama lain.

"Saya dengar Tahfidz dianggap ribut karena mengaji. Kedua, masalah kebersihan dan bajunya di situ dijemur. Itu yang dia tidak suka dianggap kotor," terang Abdul Aziz.

Tidak hanya pintu belakang rumah tahfiz yang ditembok, ada juga pintu rumah warga lainnya yang tertutup akibat penembokan itu.

"Jadi ada dua rumah yang tertutup setelah ditembok ini. Yang menutup ini atas nama Amiruddin yang punya rumah," kata Ketua RW.

Sebelum melakukan penembokan, Amiruddin sempat mengirim keluarganya untuk memberitahu rencananya soal penembokan itu. Hal itu langsung ditolak lantaran belum mendapatkan persetujuan pemilik rumah tahfiz dan rumah yang lainnya.

Terlebih, wilayah yang ditembok tersebut merupakan jalan yang masuk dalam kategori fasilitas umum.

"Nah yang pemilik tahfiz Pak Faisal dan rumah warga yang satunya akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Panakkukang," jelas Ketua RW lagi.

"Sudah ada suratnya di rumah untuk menyampaikan ini (penembok rumah) supaya datang," tandasnya.