Baru Telat 2 Hari, Petugas PLN Ancam Listrik Rumah Akan Diputus, Lukman Sardi : Atas Dasar Apa Ya?

Sabtu, 24 Juli 2021 – 12:01 WIB

Lukman Sardi (Foto: Istimewa)

Lukman Sardi (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Melalui akun Twitternya, @lukmansardi mengeluhkan bahwa pihak PT PLN (Persero) mengancam akan melakukan pemutusan listrik di rumahnya. 

"Mohon pencerahan dan penjelasannya @pln_123 kenapa seperti itu ya? Dulu2 saya nggak pernah di datengin seperti itu,dan ini dateng2 sambil ngancem2 mau diputus,semua bukti bayar selalu saya simpan. Terima kasih buat perhatiannya" cuit Lukman dikutip REQnews.com, Sabtu 24 Juli 2021.

Dia juga mengatakan, sebagai pelanggan PLN tidak pernah nunggak pembayaran listrik. Paling telat dia membayar dalam 2-3 hari dari jadwal yang ditetapkan. Lukman juga mempertanyakan apa dasar PLN memutuskan sambungan listrik rumahnya.

"Sebagai konsumen saya nggak pernah nunggak listrik,paling banter telat bayar 2 / 3 hari,ini kenapa dari bulan kemaren orang2 @pln_123
selalu dateng ke rumah,dan puncaknya hari ini dengan bawa surat kalau masih seperti itu akan diputus? Atas dasar apa ya?" tulis Lukman.

Menurut Lukman, tidak semua orang memiliki kemampuan yang sama untuk membayar listrik setiap tanggal 20. 

"Nggak semua orang dikasih kemampuan yang sama untuk bisa bayar tgl 20,ada yg gajian di tgl 25 or awal bulan,terus begitu telat padahal baru beberapa hari langsung didatengin diancam denda dan putus,kecuali nunggak 30 hari itu masih masuk akal @pln_123" kara Lukman.

Jika kita melihat aturan yang ada, regulasi tagihan listrik dan pembayaran listrik diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya yang Terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT PLN (Persero). Disebutkan dalam aturan tersebut, bahwa pelanggan yang menunggak pembayaran selama 30 hari, maka PLN berhak melakukan pemutusan aliran listrik secara sementara terhadap pelanggan bersangkutan.

Sedangkan tenggat waktu pembayaran tagihan listrik adalah paling lambat tanggal 20 setiap bulannya.