IFBC Banner

Pandemi Covid-19 di Malaysia Terus Memburuk, Ratusan Dokter Gelar Aksi Protes

Senin, 26 Juli 2021 – 20:08 WIB

Foto: Arab News

Foto: Arab News

Sungai Buloh, REQNews.com -- Ratusan dokter di rumah sakit pemerintah Malaysia, Senin 26 Juli, menggelar aksi mogok menuntut perbaikan kondisi kerja di tengah krisis Covid-19 yang memburuk.

IFBC Banner


Mengenakan pakaian hitam dan membawa slogan tuntutan, para dokter menuntut gaji, han, dan kesempatan sama. Mereka juga memprotes kondisi fasilitas medis, dan seraya menyebut diri sebagai spesialis masa depan masyarakat.

Setiap dokter terikat kontrak kerja untuk jangka waktu tertentu, tapi mendapat perlakuan lebih buruk dibanding pegawai pemerintah berstatus tetap. Mereka juga mengeluhkan ketiadaan perubahan meski berada di garis depan menghadapi pandemi.

"Kami ingin mendapat hak sama seperti dokter permanen," kata seorang petugas medis di rumah sakit pemerintah yang merawat pasien Covid-19 di Kuala Lumpur.

"Kami tidak akan berada di sini jika kami diperlakukan dengan adil. Tenaga kami harus diapresiasi," ujar dokter yang tidak mau disebut namanya.

Petugas medis termasuk di antara mereka yang menggelar aksi protes di rumah sakit selama setengah jam. Media lokal melaporkan protes juga digelar di seluruh negeri, dengan ratusan tenaga medis dan dokter terlibat.

Namun, beberapa dokter dan petugas medis mengeluh diancam aparat kepolisian dan staf rumah sakit senior. Mereka dipaksa menghentikan aksi protes.

Malaysia saat ini sedang berjuang melawan pandemi, dengan varian Delta sebagai penyebabnya. Pejabar melaporkan lebih satu juta kasus dengan delapan ribu kematian.

Malaysia saat ini memiliki 23 ribu dokter kontrak, atau 45 persen dari seluruh dokter di yang menjadi bagian sistem perawatan kesehaan masyarakat.

Pekan lalu, pemerintah Malaysia mengatakan akan memperpanjang kontrak dokter junior hingga empat tahun sebagai upaya mencegah protes.