IFBC Banner

24 Nama Lulus Tes Kepribadian Calon Hakim Agung, Termasuk Hakim Kasus Ahok-Bank Century

Minggu, 01 Agustus 2021 – 16:32 WIB

gambar ilustrasi

gambar ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Sebanyak 24 nama lolos ke tahap berikutnya untuk masuk wawancara terbuka seleksi hakim agung, setelah Komisi Yudisial (KY) menyatakan mereka lulus tes administrasi, ujian tertulis, kesehatan hingga kepribadian.

Dari 24 nama itu, ada dua pengadil Ahok, yaitu Dwiarso Budi Santoarto (ketua majelis hakim perkara penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok) dan Jupriyadi (anggota majelis kasus Ahok). Saat mengadili Ahok, Dwiarso adalah Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) dan Jupriyadi adalah Wakil Ketua PN Jakut.

Selain itu, ada juga nama hakim Aviantara yang kerap memberi vonis berat kepada pelaku korupsi saat dirinya menjadi hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta. Salah satunya terdakwa korupsi pengadaan Al-Qur'an, Zulkarnaen Jabar, dengan vonis 15 tahun, padahal tuntutan jaksa kala itu di bawah 15 tahun penjara.

Termasuk putusannya kepada terdakwa kasus Bank Century, Budi Mulya. Dia menghadiahi Budi Mulya dengan vonis yang cukup tinggi, yaitu 10 tahun penjara. Dalam menyidangkan Budi Mulya, Aviantara memeriksa Wapres Boediono sebagai saksi. Kini, Aviantara bergabung dengan Dwiarso di Bawas MA untuk memelototi tingkah laku dan etika hakim/aparat pengadilan.

Ada juga nama hakim tinggi pada PT Jakarta, Artha Theresia Silalahi. Nama Artha sempat bikin heboh saat menjatuhkan vonis kepada koruptor Udar Pristono selama 4 tahun penjara. Sebab, setelah divonis oleh Artha, Udar tiba-tiba berdiri dari kursi rodanya dan berjalan menyalami Artha. Di tingkat kasasi, hukuman Udar diperberat jadi 12 tahun penjara karena korupsi bus TransJakarta.

Dari Sulawesi, ada nama Ketua Pengadilan Tinggi Kendari Achmad Setyo Pudjoharsoyo. Setyo dikenal publik saat membebaskan terdakwa PNS penyelundup BBM ke Singapura senilai Rp 1,2 triliun, Niwen. Selain itu, Niwen mencuci uang hasil kejahatannya. Setyo juga pernah menjadi Sekretaris MA.

Berikut 24 nama yang lolos bursa hakim agung:
1. Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Kendari Achmad Setyo Pudjoharsoyo
2. Hakim PN Jambi, Adly
3. Hakim PT Jakarta, Artha Theresia Silalahi
4. Hakim PT Tanjung Karang Catur Iriantoro
5. Kepala Badan Pengawasan MA, Dwiarso Budi Santiarto
6. Hakim PT Ambin, Eddy Parulian Siregar
7. Dosen FH Universitas Tanjungpura, Hermansyah
8. Inspektur Badan Pengawas MA, Aviantara
9. Wakil Ketua PT Gorontalo, Dery Supriyono
10. Hakim di Bawas MA, Jupriyadi
11. Dirjen Badan Peradilan Umum, Prim Haryadi
12. Hakim PT Bandung, Subiharta
13. Panitera Muda Pidana Khusus MA, Suharto
14. Hakim di Bawas MA, Suradi
15. Hakim PT Kupang, Yohanes Priyana

Adapun calon hakim agung yang lulus untuk kamar perdata adalah:
1. Hakim PT Jambi, Berlian Napitupulu
2. Hakim PT Banten, Ennid Hasanuddin
3. Hakim PHI MA, Fauzan.
4. Panitera Muda Perdata Khusus MA, Haswandi
5. Ketua PT Palangkaraya, Mochamad Hatta
6. Dosen F Universitas Janabadra, Raden Murjiyanto

Untuk kamar militer adalah:
1. Ketua Pengadilan Militer Tinggi Jakarta, Brigjen TNI Slamet Sarwo Edy
2. Wakil Kepala Pengadilan Militer Utama, Brigjen TNI Tama Ulinta
3. Kepala Sekolah Tinggi Hukum Militer Ditkumad, Brigjen TNI Tiarsen Buaton