Pak Moeldoko Pasti Tambah Kesel sama ICW, Ini Penyebabnya

Jumat, 06 Agustus 2021 – 13:12 WIB

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Purnawirawan Moeldoko (Foto: Istimewa)

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Purnawirawan Moeldoko (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko melakukan somasi terhadap Indonesia Corruption Watch (ICW). Itu terkait dengan buntut tudingan promosi obat Ivermectin dan bisnis ekspor beras.

ICW pun membalas somasi itu dengan memberikan klarifikasi. Sebelumnya, Moeldoko melalui kuasa hukumnya, Otto Hasibuan menyampaikan somasi tersebut yang dikirim pada Senin 2 Agustus 2021 lalu. 

Isinya, Moeldoko meminta ICW untuk mencabut pernyataan dan meminta maaf terkait 'promosi' ivermectin sebagai obat Covid. Ia memberikan kesempatan 1x24 jam untuk meminta maaf secara terbuka di media dan mencabut pernyataan tentang tudingan itu.

Namun, jika ICW tidak meminta maaf dan mencabut pernyataan tersebut, Moeldoko akan melaporkan ICW ke polisi. Karena, menurutnya pernyataan ICW dinilai telah memenuhi unsur pidana.

"Jadi kalau 1x24 jam sejak press release ini kami sampaikan kepada ICW, saudara Egi tidak membuktikan tuduhannya dan tidak mencabut ucapannya, dan tidak mencabutnya pernyataannya, dan tidak bersedia meminta maaf kepada klien kami secara terbuka maka dengan sangat menyesal tentunya kami akan melaporkan kasus ini kepada yang berwajib," ujar Otto dalam konferensi pers virtual, Kamis 29 Juli 2021.

ICW pun menyebut dan mengaku telah menjawab surat somasi dari pihak Moeldoko. Pihak ICW mengklarifikasi sejumlah hal tentang temuan ICW berjudul 'Polemik Ivermectin: Berburu Rente di Tengah Krisis'.

"Intinya kita sudah menjawab surat somasi dari rekan Otto Hasibuan, dan memberikan klarifikasi," ujar pengacara ICW, Muhammad Isnur saat dikonfirmasi wartawan, Kamis 5 Agustus 2021.

Ia menyebut bahwa ICW langsung membalas surat somasi tersebut da dikirim pada Selasa 3 Agustus 2021. "Kami jawab dalam waktu 24 jam setelah kami terima surat dari rekan Otto," kata dia. 

Tetapi kuasa hukum Moeldoko, Otto Hasibuan mengaku belum menerima surat balasan dari ICW. "Bahwa sampai saat ini kami belum menerima surat balasan dari ICW," ucap Otto kepada wartawan, Kamis 5 Agustus 2021.

Pihaknya pun sudah mengecek langsung kepada staf terkait ada tidaknya surat tersebut, namun ia menyebut tak ada surat dari ICW. 

"Kalau benar ada, kapan surat dibalas dan siapa di kantor kami yang menerima surat tersebut. Mohon ditanyakan kepada ICW dan mohon dapat ditunjukkan tanda terimanya," kata dia. "Jadi pernyataan mereka tidak benar."

Untuk itu, Otto menyebut akan mengirimkan surat somasi kedua kepada ICW. Dalam surat kedua itu, Moeldoko memberikan waktu 3x24 jam untuk ICW membuktikan tuduhannya.

"Kita berikan waktu yang cukup kepada 3x24 jam. Baik sekali Pak Moeldoko ini, dia bilang bahwa supaya ada waktu yang cukuplah. Jangan nanti dibilang kita ini sewenang-wenang, kalau 1x24 jam nggak cukup, ya kita kasih 3x24 jam. Karena bagi kita yang penting itu dia bisa membuktikan atau tidak. Jangan sembarang menuduh," ujar Otto dalam konferensi pers, Kamis 5 Agustus 2021.