Viral Insiden Diplomat Nigeria Ngamuk hingga Pukul Petugas Imigrasi, Ternyata Begini Kronologinya

Rabu, 11 Agustus 2021 – 07:01 WIB

Insiden keributan Diplomat Nigeria dengan petugas Imigrasi. (Foto: Istimewa)

Insiden keributan Diplomat Nigeria dengan petugas Imigrasi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Jagat maya dihebohkan dengan viralnya video insiden keributan antara diplomat Nigeria dengan petugas imigrasi.

Kepala Kantor Wilayah Kemnterian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DKI Jakarta Ibnu Chuldun memberikan klarifikasi terkait video viral tersebut.

Dijelaskan Ibu, insiden itu berawal ketika petugas imigrasi mendapat informasi adanya sekelompok warga negara asing (WNA) yang diduga izin tinggalnya telah habis.

Petugas kemudian mendatangi sebuah hotel di Jakarta Selatan tempat WNA Nigeria itu menginap. Kabarnya, di hotel tersebut, mereka sebelumnya menggelar pesta pada Sabtu Sabtu sore, 7 Agustus 2021.

Pihak hotel memberitahukan bahwa para WNA itu sudah check out dan pindah ke apartemen di Jakarta Selatan. Mendapat informasi itu, petugas mendatangi apartemen yang dimaksud dan mendapati seorang WNA Nigeria berada di lobi apartemen.

Saat petugas menanyakan paspor dan identitas, WNA tersebut marah dan tidak mau menyerahkan dokumen yang diminta.

"Dia juga sempat menghardik petugas dan malah menantang untuk ditahan," kata Ibu, dikutip Rabu, 11 Agustus 2021.

Lantaran tidak kooperatif, WNA Nigeria itu akhirnya dibawa petugas ke kantor imigrasi. Namun dalam perjalanan, ia malah melakukan pemukulan terhadap petugas sehingga harus dipegangi.

Dia terus berteriak-teriak sepanjang perjalanan dan sampai di kantor imigrasi juga masih berteriak. Padahal, petugas tidak melakukan kekerasan apapun kepada WNA Nigeria itu.

"Setelah ditanyai, barulah akhirnya dia mengaku sebagai diplomat dengan menyerahkan Kartu Diplomatik Kedutaan Nigeria," kata Ibnu.

Akibat dari kejadian tersebut, salah satu petugas imigrasi mengalami luka bengkak dan berdarah pada bagian bibir sebelah kiri.

Usai videonya viral, kasus tersebut akhirnya diselesaikan secara damai. Duta Besar Nigeria Ari Usman Ogah mendatangi Kantor Imigrasi Jakarta Selatan pada Sabtu petang, 7 Agustus 2021 didampingi petugas kepolisian Direktorat Pam Obvit Polda Metro Jaya.

Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak akhirnya sama-sama mengakui adanya kesalahpahaman dan sepakat berdamai.

"Momen itu juga disaksikan langsung Pimpinan Kantor Imigrasi Jakarta Selatan dan Duta Besar Ari Usman Ogah," tandasnya.