Capek-capek Antre untuk Dapat Vaksin, 8.600 Penduduk Jerman Disuntik Air Garam

Rabu, 11 Agustus 2021 – 21:26 WIB

Foto: inews.co.uk

Foto: inews.co.uk

Friesland, REQNews.com -- Kepolisian Jerman menangkap seorang perawat menyusul dugaan petugas medis itu mengganti vaksin dengan air garam, dan menyuntikannya ke 8.600 orang.

"Hari ini saya mendapat tugas sedih, yaitu memberi tahu sekitar 8.600 oarng kemungkinan telah menerima larutan garam saat menjalani vaksinasi," kata Sven Ambrosy, administrator distrik Friesland, barat laut Jerman.

Perawat mengganti cairan vaksin dengan larutan garan antara Maret sampai April 2021. Penggantian dilakukan di Pusat Imunisasi Roffhausen, Friesland.

"Untuk ketengangan pikiran, kami akan merekomendasi seluruh yang kemungkinan mendapat larutan garam agar mendapatkan vaksin," kata Ambrosy.

Otoritas Kesehatan Loser Saxony mengatakan perawat dapat mengganti botol vaksin karena bertanggung jawab atas persiapan vaksin dan jarum suntik. Tanggung jawab itu berlaku selama jam kerja di pusat vaksinasi.

Kantor Kesehatan Negara Bagian Lower Saxony meminta semua yang menerima vaksin Covid-19 di Roffhausen antara 5 Maret sampai 20 April untuk melapor dan mendapatkan dosis lain.

Mathias Putz, presiden Kantor Kesehatan Negara Bagian Lower Saxony, mengatakan satu-satunya cara memastikan semua warga menerima vaksinasi lengkap adalah dengan meminta semua orang kembali ke Pusat Vaksinasi Roffhausen.


Antivaksin

Penyelidikan awal kepolisian menemukan perawat mengganti vaksin dengan larutan garam karena termotivasi menentang vaksinasi dan antivaksin.

"Perawat itu tetap diam saat diberondong pertanyaan oleh polisi," kata Claudia Schroder, wakil kepala tim virus korona Lower Saxony. "Penyelidikan polisi menemukan perawat itu antivaksin."

Kanselir Angela Merkel mendesak penduduk Jerman mendapatkan vaksin karena Jerman melihat peningkatan kasus infeksi Covid-19 akibat kemunculan varian Delta.

Merkel berharap antara 70 sampai 80 persen penduduk Jerman divaksinasi. Menteri Kesehatan Jens Spahn mengatakan dalam sebuah tweet bahwa 55,1 Jerman telah divaksinasi penuh.