IFBC Banner

Akademisi NU: Saya Korban Kekejaman Korupsi Soeharto-SBY, Uang Rakyat Dirampok

Minggu, 15 Agustus 2021 – 15:45 WIB

Akademisi muslim Nahdatul Ulama (NU) Ayang Utriza (Foto: Istimewa)

Akademisi muslim Nahdatul Ulama (NU) Ayang Utriza (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Masa pemerintahan Presiden kedua Indonesia Soeharto dan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono disebut sebagai rezim koruptor yang memakan uang rakyat.

IFBC Banner


Itu diungkapkan oleh akademisi muslim Nahdatul Ulama (NU) Ayang Utriza melalui akun Twitter pribadinya nya @Ayang_utriza.

“Soeharto merampok duit rakyat NKRI: 35 milyar dolar AS! Maling duit rakyat terbesar dalam sejarah dunia! YM. para anak-cucu Soeharto: kapan Anda kembalikan harta jarahan rakyat NKRI?” kata Ayang dikutip pada Minggu 15 Agustus 2021.

Bahkan Dirinya menyebut bahwa ikut merasakan menjadi korban kekejaman rezim Soeharto dan SBY.

“Itu kenyataan? Motif saya? saya korban kekejaman dan korupsi Soeharto dan SBY! saya rakyat jelata, seperti kebanyakan orang!Kenapa pak? Anda rela duit rakyat NKRI dimaling dan dirampok Soeharto dan SBY?” kata dia.

Politikus Partai Demokrat, Rachland Nashidik pun menanggapi cuitan dari Ayang Utriza. Ia mengatakan, tuduhan tersebut sangat serius dan tanpa dasar.

Ia pun meminta agar tuduhan Ayang tersebut bisa dibuktikan. “Wah tuduhan ini sangat serius. Saya kader Demokrat. Tapi saya akan objektif. Saya minta Anda buktikan bahwa SBY korupsi. Silahkan buka," kata dia membalas cuitan tersebut.

Namun jika tidak bisa membuktikannya Ayang akan dipolisikan. "Beban pembuktian ada pada orang yang menuduh. Saya beri Anda 2 x 24 jam. Atau kami akan ambil langkah hukum,” ujarnya.

Kemudian Rachland menyebut jika upaya hukum tidak dilanjuti sekarang, maka pada waktu-waktu akan datang jika rezim ini akan berakhir di 2024.

“Mungkin upaya hukum kami tidak akan ditindaklanjuti sekarang. Tapi kami orang yang sabar dalam mengejar kebenaran. Rezim ini akan berakhir sebelum masa kadaluarsa pidana berakhir. Buktikan. Anda punya 2 x 24 jam” kata dia.

Tak tinggal diam, Ayang juga menjawab ancaman Rachland dengan santai, dengan mempersilahkan mempolisikannya.

“Bapak @rachlannashidik kan saya sudah tegaskan: silahkan laporkan saya soal cuitan saya ttg korupsi Bank Century & Hambalang oleh Bapak @SBYudhoyono dkk. Ke @DivHumas_Polri. Besok saja bakda salat Jumat di Mabes Polri, Bapak langsung laporkan saya. 2 x 24 jam kelamaan Bapak,” katanya.