IFBC Banner

Masih Ingat Teroris Bengis Umar Patek? Begini Nasibnya Sekarang

Rabu, 18 Agustus 2021 – 16:00 WIB

Umar Patek terpidana bom Bali tahun 2002 (Foto: Istimewa)

Umar Patek terpidana bom Bali tahun 2002 (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Masih ingat dengan teroris bengis Umar Patek? Kabar terbaru, Umar akan mendapatkan remisi sebanyak enam bulan. 

Kepala Kanwil Kumham Jatim, Krismono mengatakan tahun ini Umar mendapatkan remisi. Jadi, total remisi yang didapatkan Umar selama mendekam di Lapas Porong, Sidoarjo yakni sebanyak 21 bulan.

"Tahun ini mendapatkan enam bulan, Pak Umar ini seluruhnya sudah mendapatkan 21 bulan total selama di sini," ucap Krismono, Rabu 18 Agustus 2021.

Sebanyak 13.837 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau narapidana di Jawa Timur mendapatkan remisi peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Salah satunya ialah narapidana kasus terorisme, Umar Patek.


Remisi ini, kata Krismono diberikan lantaran Umar telah bersumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tak hanya itu yang bersangkutan juga telah berkelakuan baik dan menjadi contoh bagi napi lainnya

"Pak Umar Patek sudah menyatakan setia kepada NKRI, dan sudah berkelakuan baik sehingga memberi contoh teladan kepada yang lain," katanya.

Umar pun diprediksi akan memperoleh kebebasan pada tahun depan. Itupun, kata Krismono, jika yang bersangkutan diusulkan menerima pembebasan bersyarat.

"Kalau diusulkan pembebasan bersyarat kemungkinan besar tahun depan Umar Patek bisa bebas," ucapnya.

 


Selain Umar Patek, sebanyak 13.837 WBP dan Anak di Jatim mendapatkan juga hak remisi umum 2021. Dari jumlah itu, 432 orang di antaranya bahkan langsung bebas karena mendapatkan remisi umum II.

Umar Patek sendiri adalah terpidana 20 tahun penjara untuk perkara bom Bali tahun 2002. Ia juga merupakan anggota Jemaah Islamiyah (JI) yang kala itu diincar pemerintah Indonesia, Filipina, Australia, dan Amerika Serikat, karena diduga terlibat aksi terorisme.

Umar Patek ditangkap di Abbottabad, Pakistan pada 25 Januari 2011. Ia kini menjadi napi teroris yang dibui di Lapas Klas I Surabaya di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur atau Lapas Porong.