Di Balik Kasus Bayi Meninggal di Rumah Kosong, Ternyata Ada Kisah Pilu Menyayat Hati

Jumat, 27 Agustus 2021 – 11:35 WIB

Ilustrasi Bayi Ditemukan Tewas di Rumah Kosong (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Bayi Ditemukan Tewas di Rumah Kosong (Foto:Istimewa)

 

PALI, REQNews - Akhirnya ibu balita yang ditemukan tewas di rumah kosong mendatangi Polsek Talang Ubi untuk menjemput jasad anaknya yang dititipkan di kamar jenazah RSUD PALI, Kamis 26 Agustus 2021 malam.

Kasus balita tewas di rumah kosong ditemani kakak perempuan yang juga masih balita, Kamis 26 Agustus 2021 sempat mengemparkan warga.

Ternyata dari keterangan sang ibu, Rafika Dewi tewasnya Niko berusia 1,8 tahun itu akibat dianiaya ayah tirinya.

"Ibunya datang ke Mapolsek bersama keluarganya," ujar anggota Polsek Talang Ubi, Bripka Pirzan.

Dari keterangan ibu kandungnya, saat itu, ibu kandung korban diajak ayah tirinya yang bernama Anton untuk mencuri sepeda motor.

"Berawal dari ayah tiri korban yakni Anton mengajak ibunya untuk mencuri motor tetapi ditolak. Kemudian Anton ini memaksa kedua anak tirinya Niko (korban) dan Niken (kakak korban) naik ke atas motor, lalu menyuruh istrinya naik juga dan bila tidak mau, Anton akan membunuh kedua anaknya," katanya.

Ibu korban terpaksa naik, di perjalanan, ibu korban melompat dari motor sembari berteriak meminta tolong warga sekitar dan meminta kedua anaknya juga melompat untuk menyelamatkan diri.

"Warga sekitar sempat mengejar Anton bersama kedua anak tirinya ini, tetapi tidak berhasil. Kemudian Anton ini membawa kedua anak tirinya ke arah Pendopo-PALI," katanya.

Saat tiba di hutan daerah Simpang Empat Desa Benakat Minyak di lokasi TKP, Anton menghentikan motornya. Di lokasi tersebut, diduga Anton menyiksa kedua anak tirinya yang masih balita.

Bahkan, dia juga memaksa Niko meminum air sungai, hingga anak itu meninggal dunia.

Setelah itu, pelaku membawa korban dan saksi (Niken) ke rumah kosong dan meninggalkan keduanya.

Selanjutnya korban dan saksi ditemukan oleh Rian Mardiansyah yang hendak mengukur pemasangan pintu di rumah kosong tersebut.

"Korban sudah dibawa ibu kandungnya untuk dikebumikan di Desa Jirak sesuai kesepakatan keluarga. Sedangkan saudara Anton yang juga residivis masih dalam pengejaran Tim Elang," katanya.