Kerumunan Pejabat NTT, Benny Harman: Satgas Covid Lumpuh, Tumpul ke Pejabat, Tajam ke Rakyat Jelata

Selasa, 31 Agustus 2021 – 15:02 WIB

Politisi Partai Demokrat, Benny K Harman

Politisi Partai Demokrat, Benny K Harman

JAKARTA, REQnews - Satgas Penanganan Covid-19 hanya mengingatkan para pimpinan daerah untuk ikut menegakkan aturan dan hanya menegur Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, terkait pertemuan di Pulau Semau yang menimbulkan kerumunan.

Ketegasan Satgas Covid-19 pun mendapat sorotan politikus Partai Demokrat asal NTT, Benny K Harman. Dia mengkritik Satgas Covid-19 karena tidak terlihat menindak acara tersebut. Padahal di sisi lain, Satgas Covid-19 dinilai keras terhadap masyarakat yang dinilai melanggar aturan.

"Satgas COVID? Lumpuh di hadapan penguasa. Itu sih di Jakarta juga sama. Satgas COVID pake pisau tumpul ke atas, ke pejabat dan pengusaha, dan pisau tajam ke rakyat jelata," kata Benny kepada wartawan, Senin, 30 Agustus 2021.

Tak hanya mengkritik Satgas Covid-19, Benny juga menyindir Viktor Laiskodat. "Biarlah rakyat NTT sendiri yang menanggapinya. Itu gubernur rakyat NTT," kata Benny.

Sebelumnya, sejumlah video dan foto beredar viral di media sosial merekam acara pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang dihadiri Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi dan para Bupati dan Wali kota se-NTT.

Dalam berbagai video yang beredar di media sosial, acara tersebut dihadiri juga ratusan orang termasuk para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sehingga menimbulkan kerumunan.

Terekam dalam video dan foto yang beredar, orang-orang yang hadir di sana tak semua mengenakan masker. Diduga terjadi pelanggaran protokol kesehatan.

Acara tersebut juga menampilkan pentas musik yang para pemain musik dan penyanyi tidak menggunakan masker. Pentas musik ini memicu kerumunan.

Kerumunan tersebut terjadi saat daerah-daerah di NTT masih menerapkan PPKM Level III dan IV. Belum ada penjelasan resmi dari Pemerintah Provinsi NTT terkait video dan foto tersebut.