Geger Putri Perwira Polri Gantung Diri, Tinggalkan Surat Isinya Bikin Merinding!

Selasa, 14 September 2021 – 13:31 WIB

Putri Perwira Polri tewas gantung diri di rumahnya di BTP Makassar. (Foto: Ilustrasi)

Putri Perwira Polri tewas gantung diri di rumahnya di BTP Makassar. (Foto: Ilustrasi)

MAKASSAR, REQnews - Seorang putri Perwira Polri ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Jalan Matahari Dalam, Kompleks BTP, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Almarhumah diketahui bernama Qanitah Amelia (21 tahun). Ia merupakan mahasiswi Universitas Hasanuddin (Unhas).

Qanitah Amelia ditemukan sudah tak bernyawa dengan jasad tergantung di kusen pintu kamar pada Sabtu malam, 11 September 2021. Sebelum bunuh diri, ia sempat menuliskan surat berisi pesan terakhir.

Di dalam sepucuk surat yang ia tujukan kepada kedua orangtuanya itu, Qanitah menjelaskan alasan dirinya nekat mengakhiri hidup.

"Ayah, maafkan anakmu yang durhaka ini. Terlalu bikin malu. Semoga ayah bisaji bahagia tanpa saya," tulis putri Perwira Polri berpangkat AKBP tersebut, dikutip Selasa, 14 September 2021.

Selain ayah, mahasiswi semester enam jurusan akuntansi itu juga menulis sepucuk surat untuk ibunya. Inti dalam suratnya tersebut, Qanitah mengaku kehilangan seorang kekasih bernama Adit.

"Terlalu sakit bun, gara-gara cintaji. Tapi beginika. tidak sanggupka," tulis Qanitah lagi di suratnya.

Usai semua barang bukti dan jasad Qanitah Amelia ditemukan, polisi melakukan olah TKP. Selepas itu, jasadnya dibawa ke kampung halamannya di Kabupaten Pangkep karena keluarga menolak autopsi.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea Iptu Nurtjahyana mengatakan, pihaknya masih menyelidiki motif korban yang juga putri perwira Polri itu mengakhiri hidupnya di usia muda.

"Korban yang merupakan mahasiswi ini tinggalkan sepucuk surat. Tetapi soal motifnya, masih kita dalami," tandasnya.