Jangan Bandel! LBP Tegaskan Pemilik Status Hitam di Aplikasi PeduliLindungi Bakal Langsung Diangkut!

Selasa, 14 September 2021 – 16:31 WIB

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi (Foto: Ilustrasi)

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi (Foto: Ilustrasi)

JAKARTA, REQnews - Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) menegaskan, siapa saja yang berstatus hitam di aplikasi PeduliLIndungi dan tetap nekat ke mal, bakal langsung dibawa ke tempat isoter. Hal ini dilakukan demi mencegah risiko penularan ke orang lain.

Sebagai informasi, status hitam di aplikasi PeduliLindungi artinya terpapar atau pernah kontak erat dengan kasus positif Covid-19. Orang dengan status ini wajib menjalani isolasi.

Namun faktanya, masih saja ada di antara orang-orang tersebut yang berkeliaran dan malah nekat mengunjungi tempat ramai seperti mal.

Karena itu, Luhut menegaskan, tak segan-segan untuk menindak mereka yang "bandel".

"Isoter ini menjadi sangat penting. Nanti orang-orang yang kena pada status hitam di PeduliLindungi akan segera kita tangani," ungkap Luhut saat mengumumkan perkembangan PPKM pada Senin kemarin, 13 September 2021.

"Di mal misalnya, kalau diperiksa itu akan langsung kita bawa ke karantina terpusat. Untuk menghindari penularan ke orang-orang lain," tandasnya.

Sebelumnya, diungkapkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dalam satu bulan setidaknya ada 3.830 orang berstatus hitam yang terdeteksi mengunjungi tempat umum. Dari jumlah itu, lebih dari 3.000 orang ke mal, 43 orang ke bandara, dan 63 orang ke stasiun.

"Baru diluncurkan sebulan sudah ada 29 juta melakukan check in dengan Peduli Lindungi. Kita bisa lihat suprisingly (secara mengejutkan) ada 3.830 orang masuk kategori hitam," kata Budi.