Perintah Anies! Produk Rokok yang Dipajang di Etalase Minimarket Harus Ditutupi Kain, Ada Apa?

Selasa, 14 September 2021 – 18:36 WIB

Ilustrasi produk rokok (Foto: Istimewa)

Ilustrasi produk rokok (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Sejumlah minimarket di Jakarta yang menjual produk rokok dan dipajang di etalase tampak ditutupi kain. Banyak masyarakat yang penasaran apa yang terjadi. Usut punya usut, ternyata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melarang pedagang memajang kemasan/bungkus rokok di tempat penjualan.

"Se-Jakarta ini. Kita harap kalau bisa jangan dipajang, daftar list-nya aja, kayak daftar menu, kalau mau ditampilkan list-nya aja, harganya sekian, namanya ini. Artinya mereka masih bisa dagang tapi nggak terlihat anak-anak," kata Kasatpol PP Jakbar Tamo Sijabat kepada wartawan, Selasa 14 September 2021.

Tak hanya supermarket, nantinya warung eceran atau toko kelontong yang menjual rokok juga bakal disasar untuk ditutupi.

"Pasti semua disasar. Cuma kan kalau minimarket dan supermarket kan strategis ditaruhnya, kelontong juga, nanti disasar,"ucapnya.

Hal tersebut ternyata sejalan dengan program Jakarta Bebas Rokok.Langkah ini juga merupakan salah satu poin Seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pembinaan Kawasan Dilarang Merokok.

Seruan Gubernur yang ditandatangani pada 9 Juni lalu berisi beberapa poin, yakni:

1. Memasang tanda larangan merokok pada setiap pintu masuk dan lokasi yang mudah diketahui oleh setiap orang di area gedung serta memastikan tidak ada yang merokok di kawasan dilarang merokok.
2. Tidak menyediakan asbak dan tempat pembuangan puntung rokok lainnya pada kawasan dilarang merokok.
3. Tidak memasang reklame rokok atau zat adiktif baik di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor), termasuk memajang kemasan/bungkus rokok atau zat adiktif di tempat penjualan.