MAKI Beri Batas Waktu Lili Pintauli Siregar Mundur Hingga November, Atau Berurusan dengan Kejagung

Selasa, 14 September 2021 – 23:01 WIB

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar

JAKARTA, REQnews - Karena terbukti melanggar etik, Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) meminta Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar mundur dari jabatannya.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman menegaskan, jika Lili tidak mau mundur dari jabatannya, maka pihaknya akan melaporkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Hingga saat ini, MAKI masih memberikan waktu tenggang Lili untuk mundur sampai November 2021.

"Terkait dengan Bu Lili saya masih memberikan kesempatan untuk memundurkan diri kira-kira ya sampai November. Kalau saya ke sana, saya bikin laporan ke Kejaksaan Agung kan tidak terlalu formal LP, kan gitu," kata Boyamin Saiman di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 14 September 2021.

Dijelaskannya, Lili diduga melanggar Pasal 36 juncto Pasal 65 Undang-Undang KPK. Boyamin yakin Kejagung bisa memproses laporan tersebut. Kejagung juga diminta independen saat memproses Lili jika nantinya sudah dilaporkan.

"Saya berharap Kejaksaan Agung juga bisa mengontrol KPK ini. Ada yang nggak benar ya gantian, kan dulu kejaksaan ada yang nggak benar dikontrol di sini, ya saya berharap Kejaksaan Agung bukan balas dendam tapi imbang-imbangan gitu lho," ujarnya.

Lebih lanjut, Boyamin mengatakan nantinya akan memantau seluruh proses laporannya di Kejaksaan Agung. Namun, Boyamin juga tidak segan untuk mengajukan praperadilan jika laporannya tak diproses. "Nanti kalau tidak ditangani selama tiga bulan saya akan gugat praperadilan, pasti begitu," katanya.