Baru Berkuasa, Bos Taliban Abdul Ghani Baradar Tewas Ditembak?

Rabu, 15 September 2021 – 00:30 WIB

Mullah Abdul Ghani Baradar

Mullah Abdul Ghani Baradar

JAKARTA, REQnews - Baru beberapa pekan berkuasa di Afghanistan, Taliban sudah dihantam isu miring bahwa salah satu petinggi mereka, Mullah Abdul Ghani Baradar tewas tertembak dalam sebuah bentrokan bersenjata.

Menanggapi kabar tersebut, Juru Bicara Taliban Sulail Shaheen menegaskan, bahwa isu kematian Baradar yang kini menjabat Wakil Perdana Menteri itu tidak benar.

"Dia mengatakan itu bohong dan sama sekali tidak berdasar," kata Shaheen di akun Twitter-nya, Selasa 14 September 2021.

Sebagai bukti, Taliban kemudian merilis rekaman video yang menunjukkan Baradar tengah berada dalam sebuah pertemuan di kota selatan Kandahar.

Isu ini sebelumnya muncul, setelah para pendukung Baradar dikabarkan bentrok bersenjata dengan pendukung Sirajuddin Haqqani.

Sebagai informasi, Haqqani adalah kepala jaringan khusus yang berbasis di dekat perbatasan Afghanistan-Pakistan. Dia dituduh bertanggung jawab atas beberapa serangan bunuh diri terburuk selama perang.

Taliban, sempat diguncang isu perpecahan karena pesaingan antara Haqqani dari basis militer, dengan para pemimpin politik seperti Baradar yang berasal dari Doha.

Haqqani dianggap tak begitu suka dengan pemikiran para politisi Taliban, yang berupaya mencapai kesepakatan damai dengan AS melalui jalur diplomatik.

Namun, Taliban telah berulang kali membantah spekulasi tentang adanya perpecahan internal.

Baradar, yang pernah diisukan akan menjadi kepala pemerintahan Taliban, tidak terlihat di depan publik selama beberapa waktu. Dia juga tidak termasuk dalam delegasi menteri yang bertemu dengan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani di Kabul pada Ahad.

Pemimpin tertinggi Mullah Haibatullah Akhundzada juga tidak terlihat oleh publik sejak Taliban merebut Kabul pada 15 Agustus, meskipun dia mengeluarkan pernyataan ketika pemerintahan baru dibentuk pekan lalu.