Indonesia Darurat Terorisme, BNPT Temukan 399 Grup Medsos Berkonten Radikal

Rabu, 15 September 2021 – 18:31 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menemukan ratusan grup berkonten radikalisme di empat platform media sosial, yakni Facebook, Telegram, WhatsApp dan TamTam.

Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar mengatakan, pihaknya mendapati ada 399 grup dan kanal di medsos yang tergolong radikal/teroris, paling banyak berada di Telegram.

"Menangkal konten radikalisme terorisme. Dalam pelaksanaan penangkalan ini kita terutama fokus di empat platform medsos. Pertama Telegram, WA, FB, dan TamTam," kata Boy, Rabu 15 September 2021.

"Per Agustus 2021 terdapat 399 grup maupun kanal medsos yang dipantau dan Telegram menempati jumlah tertinggi dengan mencapai 135 grup kanal," ujar Boy menambahkan.

Sebagai upaya lanjutan, BNPT kemudian melakukan penghapusan terhadap grup medos berbahaya tersebut.

Boy menyebut, BNPT tengah bekerja sama dengan Ditjen Aptika Kementerian Kominfo untuk konten media sosial. Serta kerja sama dengan Polri yang berkaitan dengan kejahatan siber.

"Dan proses take down atau katakanlah langkah-langkah hukum kami kerja samakan dengan aparat hukum terkait," kata Boy.

"Kalau berkaitan dengan platform kami bekerja sama dengan Ditjen Aptika Kemkominfo. Sedangkan yang berkaitan dengan cyber crime tentunya bersama dengan unsur-unsur penegak hukum di Polri."