Keluarga Bakrie Punya Utang BLBI Rp22 Miliar, Satgas Panggil Nirwan dan Indra

Rabu, 15 September 2021 – 20:04 WIB

Ilustrasi BLBI (Foto:Istimewa)

Ilustrasi BLBI (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Keluarga Bakrie yakni Nirwan Dermawan Bakrie dan Indra Usmansyah Bakrie dipanggil Kementerian Keuangan guna penagihan utang untuk pelunasan Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

"Panggilan Penagihan nomor S-5/KSB/PP/2021, Sdr, Nirwan Dermawan Bakrie dan Sdr. Indra Usmansyah Bakrie," tulis pengumuman Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia, dikutip Rabu 15 September 2021.

Satgas juga melakukan pemanggilan kepada PT Usaha Mediatronika Nusantara, Andrus Roestam Moenaf, Pinkan Warrouw dan Anton Setianto. Nama-nama tersebut diminta untuk menjalankan kewajibannya sebagai debitur eks. Bank Putera Multikarkas. PT Mediatronika merupakan salah satu anak usaha milik keluarga Bakrie.

Mereka diminta untuk hadir pada Jumat 7 Sepetember 2021 jam 09.00-11.00 WIB di Gedung Prawiranegara, Kementerian Keuangan.

Adapun agenda dalam pemanggilan tersebut yakni menyelesaikan hak tagih negara dana BLBI minimal Rp 22,6 miliar.

"Agenda: menyelesaikan hak tagih negara dana BLBI setidak-tidaknya Rp 2.677.129.206 dalam rangka penyelesaian kewajiban debitur eks Bank Putera Multikarkas," tulis pengumuman yang ditandatangan Ketua Satgas, Rionald Silaban.

Bila pihak-pihak yang dipanggil mengabaikan panggilan tersebut, maka Satgas akan melakukan tindakan lebih lanjut sesuai peraturan perundang-undangan.