Abu Janda Komentar Nyinyir Santri Tutup Telinga Saat Diputar Musik, Sujiwo Tejo: Itu hak mereka

Rabu, 15 September 2021 – 22:30 WIB

Budayawan Sujiwo Tejo

Budayawan Sujiwo Tejo

JAKARTA, REQnews - Komentar nyinyir pegiat media sosial, Permadi Arya atau yang lebih dikenal dengan sebutan Abu Janda soal viralnya video sejumlah santri yang menutup telinga saat diputar musik, mendapat respon dari Budayawan Sujiwo Tejo.

Abu Janda menyebut bahwa yang dilakukan para santri akan membuat generasi muda menjadi teroris nantinya dan terkesan 'mabok agama'. "Lagi viral video santri diajarin "musik haram" sama ustadznya.. gimana gede gak jadi teroris dari kecil udah diharamin denger musik di Indonesia orang emang udah keblinger lebay mabok agama," kata Abu Janda di akun Instagramnya, Senin, 13 September 2021.

Namun menurut Sujiwo Tejo, aksi yang dilakukan para santri tersebut merupakan hak masing-masing. Dia lantas menyindir pihak-pihak yang terkesan meledek saat melihat para santri menutup telinga ketika diputarkan musik.

"Jangan ngaku demokratis bila ketawa2 ngece melihat mereka yg menutup telinganya dari musik. Itu hak mereka. Hargai," tulis Sujiwo Tejo di akun Twitternya, dilihat Rabu, 15 September 2021.

"Aku suka musik, dan hidup antara lain dari musik pula, tapi kubela hak siapa pun utk tak mau mendengarkan musik," tambahnya.

Sebelumnya, video sejumlah santri yang menolak mendengar musik saat sedang menunggu vaksinasi viral di media sosial. Para santri yang diperkirakan masih duduk di bangku sekolah lanjutan itu kompak tak mau mendengar lagu Jeremy Zucker, yang dinyanyikan Comethru yang diputar oleh panitia vaksinasi.

"Qodratullah, di tempat vaksin ini diputar musik. Anda lihat jika santri-santri kami tengah menutup telingannya, agar tidak mendengarkan musik ini," ujar sumber suara dalam video tersebut.