Krisdayanti Bongkar Gaji DPR RI, Ferdinand Hutahaean: Pantesan Oposisi Planga Plongo

Rabu, 15 September 2021 – 21:13 WIB

Krisdayanti

Krisdayanti

JAKARTA, REQnews - Pegiat media sosial, Ferdinand Hutahaean mengomentari pernyataan Krisdayanti yang membongkar besaran gaji anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI). Mendengar pernyataan tersebut, Ferdinand lantas menyinggung soal pihak oposisi.

"Pantesan oposisi planga plongo," ujar Ferdinand dari cuitan di akun Twitter pribadinya @FerdinandHaean3, Rabu, 15 September 2021.

Mantan kader Partai Demokrat itu menyinggung soal besarnya gaji yang diterima anggota DPR, tapi selalu membicarakan rakyat yang menderita.

"Sok bicara rakyat menderita tapi pendapatannya mewah meriah seperti ini..!!" cuit Ferdinand.

Sebelumnya, Krisdayanti sempat membuat heboh lantaran pengakuannya soal gaji yang diterima sebagai anggota DPR. Ia mengatakan gaji pokok anggota DPR adalah Rp16 juta ditambah dengan tunjangan Rp59 juta setiap bulannya.

"Kita banyak potongan, setiap tanggal 1 Rp16 juta, tanggal 5 Rp59 juta kalau nggak salah. Yaudah itu aja," ucap wanita yang kerap disapa KD itu.

Ia mengatakan, ada sejumlah anggaran serta tunjangan lain yang diberikannya. Anggota DPR, kata Kridayanti mendapatkan dana aspirasi sebesar Rp450 juta yang diterima sebanyak lima kali dalam satu tahun.

"Dana aspirasi mungkin ya, dana aspirasi memang wajib untuk kita, namanya juga uang negara. Dana aspirasi kita itu Rp450 juta. Itu lima kali dalam setahun," tuturnya.

Tak hanya itu, KD juga mengungkap ada dana reses sebesar Rp140 juta yang diterima anggota DPR.

"Rp 140 juta (dana reses). Itu 8 kali setahun," tuturnya ketika berdialog dengan Akbar Faizal.

Namun, usai pengakuannya itu menjadi viral di kalangan publik, istri Raul Lemos itupun memberikan klarifikasi.

Ia mengatakan bahwa dana reses yang dibicarakannya itu bukan bagian dari pendapatan pribadi anggota DPR.

"Dana reses bukanlah merupakan bagian dari pendapatan pribadi anggota DPR RI, melainkan dana untuk kegiatan reses guna menyerap aspirasi rakyat di daerah pemilihan masing-masing," ujar Krisdayanti dalam keterangan tertulis.