Imbas Langgar PPKM, Manajer Outlet Holywings Kemang Jadi Tersangka

Jumat, 17 September 2021 – 16:25 WIB

Kafe Holywings (Foto: Istimewa)

Kafe Holywings (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Polisi menetapkan Manajer outlet Holywings Kemang berinisial JAS, sebagai tersangka, terkait dengan pelanggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) beberapa waktu lalu.

"Hasil gelar perkara ditetapkan tersangka JAS ini adalah manajer outlet kafe Holywings Kemang Jakarta Selatan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Jumat 17 September 2021.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta melalui Satpol PP Provinsi DKI Jakarta memberikan sanksi kepada manajemen Holywings Resto and Bar. Yusri mengatakan, Holywings sudah tiga kali disanksi oleh Satpol PP, tapi terus melakukan pelanggaran, yaitu pada Februari, Maret, dan September.

Selain itu, tidak ada scan barcode atau QR Code Pedulilindungi sebagai syarat yang harus dipenuhi semua kafe, jadi tak diketahui siapa saja pengunjung Holywings yang sudah divaksin atau belum.

Yusri mengatakan tersangka tidak mematuhi peraturan yang telah dilakukan manajemen PT Holywings. Karena sebelumnya juga pernah dikeluarkan imbauan kepada seluruh outlet-nya melalui surat internal tertanggal 24 Agustus 2021 lalu.

Atas perbuatannya itu, Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan pelaku dijerat menggunakan UU Wabah Penyakit. Para tersangka dijerat pasal 261, 218, dan 14 UU RI Nomor 4 Tentang Wabah Penyakit Menular dengan ancaman tertinggi 1 tahun penjara.

"Covid-19 sudah ditetapkan wabah penyakit nasional, oleh karena itu dalam wabah itu sudah diatur tentang upaya penanggulangannya pasal 14 UU tersebut yang dilarang adalah yang halang-halangi upaya penanggulangan. Upaya penanggulangan itu salah satunya adalah penerapan PPKM," kata Tubagus.