Bakamla Diminta Kerahkan Kapal Lawan Cina, Indonesia di Ambang Perang?

Sabtu, 18 September 2021 – 17:08 WIB

Kapal Bakamla

Kapal Bakamla

JAKARTA, REQnews - Badan Keamanan Laut (Bakamla) diminta untuk mengerahkan kapal-kapal terbaiknya dalam menghadapi intimidasi Cina di Laut Natuna.

Guru Besar Hukum Internasional UI Hikmahanto Juwana mengatakan, kehadiran kapal Bakamla dapat memberikan rasa aman bagi para nelayan Indonesia yang mata pencahariannya berada di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Natuna utara.

"Pemerintah juga perlu mendorong para nelayan untuk membanjiri dan mengeksploitasi ZEE di Natuna utara dengan memberi subsidi dan insentif,” kata Hikmahanto, Sabtu 18 September 2021.

Ia pun miris melihat kelakuan kapal-kapal perang dan kapal penjaga pantai Cina yang lalu lalang di wilayah RI, dan mengganggu serta mengintimidasi para nelayan.

Lebih lanjut, Hikmahanto menyebut, tindakan kapal perang Cina sudah kelewat batas. Harusnya, kapal militer dikerahkan untuk menjaga kedaulatan negara, bukan berkeliaran asal-asalan di laut lepas.

Dalam amatannya, kemungkinan besar munculnya kapal-kapal perang Cina ini hanya sebagai unjuk gigi, kepada kapal Indonesia yang berada di Natuna utara untuk penegakan hukum di wilayah ZEE.

Bagi Indonesia, kata Hikmahanto, untuk menghadapi intimidasi kapal Cina terhadap para nelayan, tidak mungkin mengerahkan kekuatan Angkatan Laut ataupun melakukan pengusiran. 

 

Maka, ia meminta kehadiran Bakamla untuk memberi rasa aman kepada para nelayan.