Polisi Tetapkan Kepala Dinkes di Riau Sebagai Tersangka, Ini Kasusnya

Sabtu, 18 September 2021 – 17:32 WIB

Ilustrasi Korupsi (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Korupsi (Foto:Istimewa)

PEKANBARU, REQNews - Polisi telah menetapkan Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Riau, Misri Hasanto sebagai tersangka. Kasus ini bermula dari adanya temuan dugaan penyalahgunaan wewenang dan dugaan korupsi di Dinkes Meranti.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Fery Irawan membenarkan kabar penetapan tersangka. Bahkan Misri sudah diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik.

"Sudah diperiksa sebagai tersangka," ucap Fery, Sabtu 18 September 2021.

Misri ditetapkan tersangka atas dugaan korupsi alat swab antigen. Fery menyebut ada bantuan swab antigen yang dikomersilkan Misri sebagai Kepala Dinas Kesehatan. Dugaan penyimpangan itu kemudian dilaporkan ke Polres Meranti dan dilimpahkan ke Polda Riau.

"(Kasus) ada bantuan swab antigen yang dikomersilkan. Nanti kami ekspose untuk lebih lengkapnya," kata Fery.

Dihubungi terpisah, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul mengatakan kasus tersebut awalnya dilaporkan oleh masyarakat. Kemudian penyidik bergerak cepat memeriksa dan menaikkan statusnya ke penyidikan.

Setelah ke penyidikan, kasus dilimpahkan ke Ditreskrimsus Polda Riau. Perkara itu sepenuhnya kini ditangani Polda Riau dan ada penetapan tersangka.
"Kita limpahkan tanggal 27 Agustus lalu. Yang dilaporkan hanya Kadis (Misri) aja," kata Andi.

Penyalahgunaan itu di antaranya adalah dugaan pungutan biaya untuk rapid test dan rapid antigen. Ini dinilai bertentangan dengan Peraturan Bupati (Perbup) No 87 dan sebenarnya hanya untuk BLUD RSUD.