IFBC Banner

57 Pegawai KPK Dipecat Tanpa Pesangon dan Tunjangan, Giri Suprapdiono: Dicampakkan Layaknya Sampah!

Selasa, 21 September 2021 – 09:01 WIB

Giri Suprapdiono beberkan 57 pegawai KPK yang dipecat tak dapat pesangon dan tunjangan. (Foto: Istimewa)

Giri Suprapdiono beberkan 57 pegawai KPK yang dipecat tak dapat pesangon dan tunjangan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Giri Suprapdiono kembali jadi sorotan. Ini terjadi usai dirinya membeberkan fakta mengejutkan.

Giri mengungkap bahwa dia bersama 56 pegawai KPK yang dipecat akibat Asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) tidak mendapat pesangon maupun tunjangan.

"57 pegawai KPK yang dipecat itu tanpa pesangon dan pensiun sama sekali. Tetapi SK pemecatan Ketua KPK ini berbunyi seakan mereka memberikan tunjangan, padahal itu adalah tabungan kita sendiri dalam bentuk tunjangan hari tua & BPJS," tulis Giri pada akun @girisuprapdiono di Twitter, dikutip Selasa, 21 September 2021.

Pada Surat Keputusan (SK) Pimpinan KPK tentang Pemberhentian Dengan Hormat Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi disebutkan, diktum kedua berbunyi bahwa pegawai yang dipecat akan diberikan tunjangan hari tua serta manfaat BPJS Ketenagakerjaan.

Terkait hal tersebut, Giri pun menyindir, pegawai swasta dan buruh pabrik yang dipecat saja masih menerima uang pesangon dari perusahaan.

"Buruh pabrik pun msh dapat pesangon, tidak untuk 57!," tambahnya.

Ia pun merasa pemberantas korupsi dicampakkan layaknya sampah.

"Pemberantas korupsi dicampakkan layaknya sampah. Padahal mrk telah berjasa menyelamatkan uang negara dr koruptor pencuri ratusan trilun. Tetapi gelagat seakan mrk melakukan "kebaikan" dgn memberikan tunjangan hari tua & disalurkan ke BUMN, hanyalah akal bulus belaka," tandasnya.