Refly Harun Sebut Karir Politik Anies Bakal 'Kiamat' Jika Ini Terjadi, Apa Tuh?

Selasa, 21 September 2021 – 15:55 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Istimewa)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun memberikan komentar terkait dengan pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Selasa 21 September 2021.

Anies diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur.

Menurutnya, situasi yang sedang dialami Anies Baswedan mengerikan, bahkan jika dipersangkakan dalam kasus tersebut bisa menghancurkan karir politiknya.

“Apa yang terkait Anies itu ngeri ngeri sedap. Karena dia satu satunya penantang yang diharapkan bisa meruntuhkan dominasi Istana,” ucap Refly Harun dikutip dari Terkini.id pada Selasa, 21 September 2021.

Refly pun mempertanyakan apakah Anies dipanggil hanya sebagai saksi atau memang diincar oleh oknum tertentu.

“Yang jadi persoalan adalah apakah Anies hanya dipanggil sebagai saksi, apakah dia sedang diincar?” tanya dia.

Menurutnya, banyak spekulasi beredar bahwa ada upaya membunuh karir politik Anies Baswedan jika benar dirinya sedang menjadi incaran KPK.

“Jadi banyak spekulasi yang berkembang, walaupun isu yang berkembang adalah Anies Baswedan mau diobok-obok. Itu isu yang menurut saya, rasional,” katanya.

Dirinya mengungkap salah satu cara yang paling ampuh untuk membunuh karir politik seseorang adalah dengan menjadikan dia sebagai tersangka. “Karena hal yang paling mudah membuat orang mati dalam berpolitik itu, ditersangkakan," lanjutnya.

Kemudian, entah perkara benar atau tidak itu soal lain. "Tapi kalau sudah ditersangkakan maka orang sudah hilang karir politiknya. Selesailah dia,” kata Refly.

Namun, Refly berharap agar KPK tetap profesional dan proporsional dalam mengusut kasus tersebut. "Yang paling penting adalah tentu didasarkan dengan bukti-bukti yang cukup. Apakah Anies terlibat atau tidak,” ujarnya.