Guru dari Medan Ini Sudah 22 Tahun Mengajar di Kiwirok, Akibat KKB Kini Memilih Mengungsi

Kamis, 23 September 2021 – 07:02 WIB

Dua guru di Distrik Kiwirok akhirnya memilih mengungsi setelah 22 tahun mengabdi (Foto:Pasific Pos.com)

Dua guru di Distrik Kiwirok akhirnya memilih mengungsi setelah 22 tahun mengabdi (Foto:Pasific Pos.com)

JAYAPURA, REQNews - TNI AD mengevakuasi warga dari Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua menggunakan Helikopter 412EP Noreg HA–5155, Rabu 22 September 2021. Dua warga yang dievakuasi berprofesi sebagai guru.

Dua guru tersebut yakni Magdalena Esawaek (39) asal Biak guru SMP, Rospiani Purba (55) asal Medan guru SMP.

Keduanya mengajar di SMP Kiwirok. Mereka telah dievakuasi dan kini sudah berkumpul bersama keluarga masing-masing.

Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan mengatakan evakuasi ini ilakukan karena keinginan masyarakat untuk keluar sementara dari Distrik Kiwirok.
"Kedua guru itu sudah mengabdi puluhan tahun di Kiwirok, bahkan guru perempuan Purba mengaku sudah mengajar di Kiwirok sejak tahun 1999 atau kurang lebih selama 22 tahun," ujarnya, Rabu 22 September 2021).

Personel TNI telah ditambah ke Distrik Kiwirok untuk memulihkan keamanan dan melakukan penindakan terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Ngalum Kupel.

Diketahui, kontak tembak terjadi antara aparat keamanan dengan KKB di Kiwirok terjadi Senin 13 September 2021. Selain baku tembak, KKB juga menyerang warga sipil termasuk tenaga kesehatan hingga menewaskan seorang nakes yakni Gabriela Meilan serta melukai empat rekannya.