Janji Setop Impor dan Mau Swasembada Ini Itu, Pemerintah Impor Lagi 3,07 Juta Ton Garam

Sabtu, 25 September 2021 – 19:31 WIB

Dokumen istimewa

Dokumen istimewa

JAKARTA, REQnews - Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kertajaya, menyatakan pemerintah memutuskan untuk megimpor sebanyak 3,07 juta ton dari total kebutuhan 4,6 juta ton garam pada 2021.

Dijelaskannya, impor garam dilakukan pemerintah untuk menjamin ketersediaan bahan baku garam bagi industri alam negeri. Kebijakan ini pun menuai kritik dari banyak tokoh. Salah satu di antaranya adalah mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu.

Said Didu menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sebelumnya berjanji tidak akan impor garam dan berencana swasembada pada 2015 lalu. “Dulu ada yang janji tidak akan impor garam dan rencana swasembada tahun 2015,” ujar Muhammad Said Didu dikutip dari akun Twitter @msaid_didu, Sabtu 25 September 2021.

Said Didu mengaku, dulu dirinya tertawa saat mendengar Jokowi berjanji tidak akan impor garam. “Saat itu, saya hanya ketawa dengarkan janji tersebut,” sambung Said Didu.

Melihat cuitan Said Didu, banyak netizen yang memberikan komentarnya. Kebanyakan dari mereka setuju dengan pernyataan mantan Staf Khusus Menteri ESDM itu.

“Orang yang meneliti garam dan menyarankan impor, punya akun Twitter juga. Banyak kacungnya juga. Semoga dia baca tweet, Pakde,” kata akun @HanyaNamaKecil.

“Soalnya yang janji nggak pakai mikir dan nggak tahu bagaimana strategi merealisasikannya. Jadi asal nyeblak. Wkwkwk..” tulis akun @muhammadahasib.