IFBC Banner

FPI Reborn Mulai Berkibar, Guntur Romli: Berbahaya, Tujuannya Menipu Publik

Senin, 27 September 2021 – 12:08 WIB

Guntur Romli

Guntur Romli

JAKARTA, REQnews - Aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) Muhamad Guntur Romli mengomentari fenomena sejumlah daerah yang mendeklarasikan Front Persaudaraan Islam (FPI) pascapembubaran Front Pembela Islam oleh pemerintah pada 30 Desember 2020. Front Persaudaraan Islam ini, diistilahkan FPI Reborn. Pasalnya, masih terdapat orang-orang lama dari Front Pembela Islam yang menjadi petingginya.

IFBC Banner


Menurut Guntur Romli, kehadiran FPI Reborn lebih berbahaya dari FPI lama yang telah dibubarkan. Pasalnya, FPI Reborn muncul dengan tujuan untuk menipu.

“FPI baru ini menurut saya lebih bahaya dari FPI lama. Karena tujuannya untuk menipu. Orangnya sama, ideologi sama, tindakan-tindakannya juga sama. Tidak ada yang bisa membedakan FPI lama dan FPI baru. Makanya itu yang lebih berbahaya karena FPI baru tujuannya untuk menipu publik,” kata Guntur Romli dikutip kanal YouTube Cokro TV, Senin, 27 September 2021.

Guntur Romli mengatakan, FPI Reborn muncul untuk kepentingan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. “Saya melihat FPI Reborn ini ada yang mendukung atau memberikan dukungan. Intinya bertujuan untuk politik 2024,” ujar dia.

Menurut dia, FPI ini muncul untuk mendukung Anies Baswedan untuk Pilpres 2024. Sebab, kata dia, Anies punya kedekatan dengan eks Imam Besar FPI, Rizieq Shihab.

“Kalau saya mau lihat, ini ada dugaan kuat terkait pencapresan Anies Baswedan. Karena kita melihat bagaimana Anies menggunakan FPI pada Pilkada Jakarta” ucap dia.

Guntur Romli mengatakan, dengan didukungnya Anies di Pilpres, maka FPI Rebon dan Anies akan memainkan isu agama di Pilpres 2024.

“Tidak menutup kemungkinan Anies yang mau maju Capres, akan menggunakan isu-isu agama dengan, ya siapa lagi kalau bukan FPI,” ujar dia.