Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

KPK Periksa Dua Saksi Terkait Kasus Bupati Kepulauan Talaud

Selasa, 25 Juni 2019 – 12:30 WIB

Gedung KPK (Foto: Istimewa)

Gedung KPK (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan memeriksa dua saksi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sekretariat Daerah Kepuluan Talaud, dalam kasus dugaan suap terkait proyek revitalisasi pasar di Kabupaten Kepulauan Talaud Tahun Anggaran 2019.

Kedua saksi tersebut yakni, Azarya R. Maatuil dan John R. Maampoh. Keduanya akan dimintai keterangan untuk tersangka Bupati nonaktif Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sri Wahyumi Maria Manalip (WMN).

"Kami periksa Azarya dan John dalam kapasitas sebagai saksi untuk tersangka WMN (Wahyumi Maria Manalip)," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di gedung KPK, Selasa (25/6/2019).

Seperti diketahui KPK menetapkan Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip (SWM) menjadi tersangka kasus dugaan korupsi sejumlah proyek di Kepulaun Talaud. Sri diduga terlibat dalam kasus suap proyek Pasar Lirang dan Pasar Beo. Sri Wahyumi juga diduga menerima sejumlah barang-barang mewah dari pengusaha Bernard.

Adapun barang mewah tersebut mencapai total Rp 513.855.000. Barang-barang mewah yang disita KPK itu yakni handbag merek Channel senilai Rp 97.360.000, tas Balenciaga Rp 32.995.000, jam tangan Rolex Rp 224.500.000, anting berlian Adelle Rp 32.075.000, dan cincin berlian Adelle Rp 76.925.000 serta uang tunai sebesar Rp 50 juta.