KPK Tetapkan Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin sebagai Tersangka Korupsi

Selasa, 25 Juni 2019 – 18:30 WIB

Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin (Foto: Istimewa)

Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan mantan kepala daerah ‎sebagai tersangka korupsi.  Tersangka yang dimaksud adalah mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin (RY), yang diduga memotong uang pembayaran dari Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dan menerima gratifikasi.

KPK menyatakan, ‎uang yang dikumpulkan tersebut diduga digunakan oleh RY untuk biaya operasional Bupati dan kebutuhan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2013-2014.

"‎Tersangka RY diduga meminta, menerima atau memotong pembayaran dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah sebesar Rp8.931.326.223," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Jakarta Selasa 25 Juni 2019.

Selain itu, RYjuga diduga menerima sejumlah gratifikasi selama menjabat Bupati Bogor. Adapun, gratifikasi yang diterima Rachmat Yasin berupa ‎tanah seluas 20 hektare di Jonggol, Kabupaten Bogor dan Mobil Toyota Velfire senilai Rp 825 juta.

"Gratifikasi tersebut diduga berhubungan dengan jabatan tersangka dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya serta tidak dilaporkan ke KPK dalam waktu palig lambat 3 hari kerja," ujarnya.

Atas perbuatannya, Rachmat Yasin disangkakan melanggar Pasal 12 huruf f dan Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.