Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

Apa Maksud Kedatangan Pengacara Pemprov Papua ke Polda Metro?

Senin, 11 Februari 2019 – 23:00 WIB

Pengacara Pemprov Papua, Roy Rening (Foto : dokpri/facebook))

Pengacara Pemprov Papua, Roy Rening (Foto : dokpri/facebook))

JAKARTA, REQnews – Kuasa Hukum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, Stefanus Roy Rening, mendatangi Polda Metro Jaya. Kedatangannya terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap penyelidik KPK pada hari Minggu (3/2/2019).

Roy Rening mengaku ingin berkoordinasi dengan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya terkait penjadwalan beberapa pegawai Pemprov Papua. Para pegawai Pemprov Papua tersebut diduga melakukan penganiayaan terhadap penyelidik KPK.

Rencananya hari ini, polisi ingin memeriksa Sekretaris Pribadi (Sespri) Gubernur Papua. Pihak Polda Metro juga ingin memeriksa Sekretaris Komisi I DPRD Papua dan Sekda Pemprov Papua.

"Saya sebagai kuasa hukum Pemprov Papua akan berkoordinasi dengan penyidik untuk mengatur jadwal karena saksi banyak dari pihak Pemprov sehingga kita koordinasi supaya lebih cepat prosesnya, supaya lebih bagus," jelas Roy di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (11/2/2019) siang.

Kepada media, Roy menjelaskan tak dapat memastikan kehadiran Sespri Gubernur Papua untuk pemeriksaan.

Kata Roy, "Saya koordinasi dulu, tunggu ya!"

Polda Metro Jaya sebelumnya sudah menetapkan terduga pelaku penganiayaan penyelidik KPK, Muhammad Gilang Wicaksono. Penetapan status ini atas dasar laporan pihak KPK terhadap dugaan penganiayaan pada Minggu (3/2/2019). Polda Metro bahkan telah meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan.

Pihak KPK dalam laporannya menyertakan Pasal 170 KUHP ihwal pengeroyokan berikut Pasal 211 KUHP dan Pasal 212 KUHP tentang melawan dan menghalangi tugas aparatur negara yang sedang menjalankan tugas.(*/Saf)