Menag Mangkir, KPK Beri Teguran Keras

Selasa, 25 Juni 2019 – 21:30 WIB

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (Sumber: Istimewa)

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (Sumber: Istimewa)

JAKARTA, REQnews

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mangkir pekan lalu dari panggilan KPK sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).

KPK pun akhirnya harus menjadwalkan ulang pemeriksaan Menag Lukman pada Rabu 26 Juni 2019, termasuk juga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Seharusnya, keduanya diperiksa untuk terdakwa Kakanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemenag Gresik Muafaq Wirahadi pekan lalu.

"Di persidanga sebelumnya Menag dan Gubernur Jatim tidak datang, maka besok dijadwalkan ulang," kata Jubir KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa 26 Juni 2019.

KPK juga memastikan bahwa surat pemanggilan kedua saksi sudah dilayangkan oleh jaksa untuk persidangan besok. KPK secara tegas meminta keduanya agar tak lagi mangkir dan hadir memberikan keterangan dalam persidangan,

"Perlu dipahami bahwa para saksi yang diperiksa besok akan memberikan keterangan di depan majelis hakim dan semestinya semua warga negara Indonesia apalagi pejabat negara itu menghormati proses persidangan dan memprioritaskan proses persidangan ini karena kewajiban hukum," ujar Febri.

Febri menyebut kehadiran Lukman dan Khofifah sebagai saksi sangatlah penting lantaran Majelis Hakim membutuhkan keterangan mereka terkait perkara ini, termasuk mengenai fakta-fakta yang muncul dalam persidangan.