JPU Serahkan Berkas Perkara Dugaan Korupsi Munjul ke Pengadilan, Yoory Corneles Segera Diadili

Jumat, 08 Oktober 2021 – 21:50 WIB

Tersangka Yoory Corneles, mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya (Foto: Istimewa)

Tersangka Yoory Corneles, mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Berkas perkara Yoory Corneles Pinontoan telah diserahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat oleh jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Untuyk itu, mantan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya itu pun segera disidang terkait dugaan korupsi kasus pengadaan tanah di Munjul, Cipayung, Jakarta Timur. 

"Jaksa KPK Eko Wahyu Prayitno melakukan pelimpahan berkas perkara terdakwa Yoory Corneles ke Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat," ujar Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Jumat 8 Oktober 2021.

Ali mengatakan bahwa penahanan Yoory sepenuhnya menjadi kewenangan Pengadilan Tipikor. Sehingga, tim jaksa hanya menunggu penetapan penunjukan majelis hakim, penetapan penahanan, dan penetapan hari sidang dengan agenda pembacaan surat dakwaan.

Diketahui, Yoory didakwa dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Dalam kasus tersebut, KPK sebelumnya telah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, serta pihak terkait lainnya.

Anies dan Prasetyo, diperiksa untuk mendalami terkait usulan anggaran dan penyertaan modal daerah yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ke Perumda Pembangunan Sarana Jaya.

Yaitu salah satunya anggaran diperuntukkan bagi pengadaan tanah untuk pembangunan rumah DP Rp0. Dalam kasus tersebut, KPK menemukan kerugian negara sebesar Rp 152,5 miliar.

Beberapa tersangka lainnya juga telah dilakukan penyidikan, seperti Direktur PT Adonara Propertindo (AP), Tommy Adrian; Wakil Direktur PT AP, Anja Runtuwene; korporasi PT AP; dan Direktur PT Aldira Berkah Abadi Makmur, Rudy Hartono Iskandar.