Wagub DKI Bantah Batalnya Kawasan Monas Jadi Sirkuit Formula E karena Urusan Politis

Sabtu, 09 Oktober 2021 – 08:01 WIB

Wakil Gubernur atau Wagub DKI, Ahmad Riza Patria

Wakil Gubernur atau Wagub DKI, Ahmad Riza Patria

JAKARTA, REQnews - Wakil Gubernur atau Wagub DKI Ahmad Riza Patria, membantah batalnya Monas jadi lokasi ajang balap Formula E karena adanya unsur politis.

Pria yang akrab disapa Ariza ini berkilah, pembatalan lokasi itu lantaran sebagai bentuk mendukung Jakarta tanpa polusi. "Gak ada urusan politis, urusan Formula E itu urusan olahraga, dan ini bagaimana kita mendukung Jakarta Langit Biru tanpa polusi," katanya di Balai Kota, Jumat, 8 Oktober 2021.

Setelah Monas batal menjadi lokasi ajang balap mobil listrik itu, Ariza menyebut ada lima lokasi yang jadi alternatif sirkuit Formula E. Namun dia enggan merincinya. Ariza sempat menyebut calon lokasi ajang balap itu adalah di kawasan Senayan dan Pulau hasil reklamasi atau pantai Kita Maju Bersama.

"Nanti kita tunggu ya, sedang dikoordinasikan dari pihak Formula E, nanti ada yang akan datang untuk memastikan mana yang terbaik dari pilihan alternatif yang ada," ujar Ariza.

Pada awalnya, gelaran balap Formula E akan dilaksanakan di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Namun Direktur JakPro Gunung Kartiko, memastikan acara Formula E tidak jadi digelar di wilayah Monas, Jakarta Pusat. Dijelaskan dia, alasan pihaknya tak jadi menggunakan area Monas karena tidak mendapat izin.

"Karena Monas kayaknya agak berat dari sisi perizinan, jadi kita cari lokasi ikon Jakarta yang memang menunjukkan Jakarta," ujar Gunung saat dihubungi, Rabu, 6 September 2021.

Sementara itu, pakar politik Ujang Komarudin sebelumnya menilai ada nuansa politik dalam tarik ulur keputusan Kementerian Sekretariat Negara saat melarang pelaksanaan Formula E di Monas yang diajukan Gubernur Anies Baswedan. "Ada dimensi politik yang kental, awalnya gubernur mengajukan tapi larang, tapi setelah itu diizinkan," katanya.