Kabar 8 'Orang Dalam' Azis Syamsuddin Bakal Diusut Firli, Yakin Berani?

Minggu, 10 Oktober 2021 – 20:01 WIB

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri

JAKARTA, REQnews - Ketua KPK Firli Bahuri berjanji mengusut adanya informasi 8 pegawai KPK yang menjadi 'orang dalam' bagi Azis Syamsuddin.

Ditegaskannya, penyidik wajib mendalami keterangan dari saksi serta minta keterangan Wali Kota Tanjungbalai, Sekda Kota Tanjungbalai dan Azis Syamsuddin.

"Kita minta keterangan saksi yang melihat, mendengar, dan/atau mengalami sendiri. Setelah itu maka penyidik meminta keterangan para saksi. Semua akan kita periksa," katanya, Minggu, 10 Oktober 2021.

"Saya sudah perintahkan Deputi Penindakan untuk mendalami keterangan (mengenai) 8 orang di dalam KPK yang disebut AS (Azis Syamsuddin) dapat mengatur OTT dan mengamankan perkaranya," tambah Firli.

Persoalan tentang 8 'orang dalam' Azis Syamsuddin itu muncul dalam kesaksian di sidang perkara AKP Stepanus Robin Pattuju. AKP Robin merupakan mantan penyidik KPK yang didakwa menerima suap dari sejumlah orang, termasuk M Syahrial selaku Wali Kota Tanjungbalai dan Azis Syamsuddin yang kini sudah mundur dari jabatan Wakil Ketua DPR.

Dalam sidang AKP Robin di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Senin 4 Oktober 2021, Yusmada selaku Sekda Tanjungbalai duduk sebagai saksi mengaku pernah berbincang dengan M Syahrial. Untuk diketahui, Yusmada pun sudah berstatus tersangka di KPK dalam perkara jual-beli jabatan bersama-sama dengan Syahrial.

Di sisi lain, perihal 8 'orang dalam' itu yang mana salah satunya adalah AKP Robin diamini oleh Novel Baswedan, bahkan disebutkan sudah dilaporkannya ke Dewas KPK. Namun, Dewas KPK mengaku tidak pernah menerima laporan itu.

"KPK dan Dewas diberi wewenang untuk mencari bukti, bukan menunggu diberi bukti dan tidak peduli. Yang jelas Robin nggak kerja sendiri. Apa masih mau ditutupi?" kata Novel melalui akun Twitter-nya.

Namun anggota Dewas KPK, Syamsuddin Haris, menepis adanya laporan dari Novel Baswedan. Haris pun tidak akan menelusuri hal itu karena menurutnya hanya rumor.

"Tidak pernah ada laporan ke Dewas terkait 7 atau 8 penyidik KPK yang katanya bisa mengamankan kepentingan AS (Azis Syamsuddin). Saya baru tahu dari media," kata anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris, saat dimintai konfirmasi, Selasa 5 Oktober 2021.

"Kalau cuma rumor yang tidak jelas asal usulnya, tentu tidak (ditelusuri)," imbuhnya.