Faisal Basri Tantang Luhut Pandjaitan, Refly Harun: Ngeri-ngeri Sedap

Senin, 11 Oktober 2021 – 20:14 WIB

Luhut Binsar Pandjaitan

Luhut Binsar Pandjaitan

JAKARTA, REQnews - Ahli tata negara Refly Harun ikut mengomentari tantangan Faisal Basri terhadap Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) yang melakukan somasi dan laporan pidana terhadap aktivis Lokataru Haris Azhar dan KontraS Fatia Maulidiyanti. Menurut dia, perlu memahami peran publik, jangan dimatikan dengan ancaman-ancaman somasi atau ancaman dilaporkan kepada polisi.

“Karena kita tentu menginginkan sebuah negara yang melindungi segenap bangsa, memberikan kebebasan kepada warga negaranya untuk menjalankan perannya. Termasuk peran melakukan kontrol atau kritik terhadap jalannya kekuasaan,” ucap Refly Harun melalui channel YouTube Refly Harun, Senin, 11 Oktober 2021.

Refly Harun mengatakan, LBP merupakan menteri yang sangat dipercaya Presiden Jokowi yang dijadikan tangan kanan untuk menyelesaikan banyak masalah.

“Tapi bagaimana pun, berapa besar pun jasanya seseorang bagi negara pasti tidaklah punya legitimasi kalau yang bersangkutan terlibat praktik-praktik yang tidak sesuai dengan good government dan clean government,” kata Refly Harun.

Ia mengatakan, Indonesia menginginkan sosok yang berjasa yang work capable tapi juga sosok yang clean and clear. Sosok yang menjalankan praktik pemerintahan yang baik, tata kelola pemerintahan yang baik dan tentu saja menghargai demokrasi, menghargai kebebasan berpendapat secara lisan dan tulisan.

“Saya termasuk yang menyesalkan pelaporan atau somasi tersebut karena ini sesungguhnya bisa diselesaikan dalam pola demokrasi yaitu menyampaikan data tandingan, data sandingan dan meminta di tempat yang sama," ujar dia.

Menurut Refly Harun, terserah publik bagaimana menilainya lantaran memiliki kewarasan sendiri. Ia mengatakan, publik tidak akan terpengaruh kalau cara-cara yang ditempuh adalah cara-cara yang elegan.

“Misalnya saya merasa difitnah, jauh lebih baik saya minta klarifikasi kepada orang yang memfitnah tersebut ketimbang saya melaporkannya kepada pihak kepolisian,” ujar Refly.

Refly Harun mengatakan, kalau misalnya melaporkan kepada pihak kepolisian, jelas apa yang dituduhkan tersebut tidak memiliki informasi tandingan dan sandingan.

“Ini tantangan Faisal Basri ngeri-ngeri sedap. Karena Faisal Basri pasti orang yang sudah pasti mengikuti bagaimana permainan, praktik bisnis kotor di Republik Indonesia ini. Termasuk juga barangkali praktik kotor oleh pejabat publik di lingkar kekuasaan presiden Jokowi. Siapapun dia, who ever?” ucap dia.